Kudus, isknews.com — Kebakaran melanda sebuah minimarket Indomaret di Dukuh Karangdowo, Desa Bae RT 02 RW 05, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pada Sabtu (20/7/2025) sekitar pukul 18.15 WIB. Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian setelah petugas berjibaku menjebol tembok bangunan karena akses ke titik api sempat terhambat asap pekat.
Sebanyak lima armada pemadam diterjunkan ke lokasi, terdiri dari dua unit milik BPBD Kudus, satu unit dari PT Nojorono, serta dua unit dari Satpol PP Kudus. Namun, upaya pemadaman tak berjalan mudah lantaran tidak ada jalur langsung menuju sumber api.
“Petugas harus menjebol tembok bagian belakang karena akses utama sudah dipenuhi asap tebal. Setelah dibuka, api baru bisa dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB,” terang Kapolsek Bae, AKP Imam Soekirno.
Ia menyebutkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari instalasi lama. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 juta. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Karyawan Indomaret yang pertama kali menyadari kebakaran adalah NK (26). Saat itu ia mencium bau kabel terbakar sebelum melihat asap mengepul dari dalam toko.
“Begitu bau kabel terbakar muncul, saya langsung keluar dan berteriak ke teman-teman untuk segera menyelamatkan diri,” ujar NK.
Rekannya, MA (19), segera menghubungi Polsek Bae untuk meminta bantuan. Dalam waktu lima menit, tim pemadam sudah tiba di lokasi.
Kepala Toko, SU (30), membenarkan bahwa toko dalam kondisi beroperasi seperti biasa saat kebakaran terjadi. Pihaknya kini tengah menunggu hasil penyelidikan resmi terkait penyebab pasti kebakaran.
Sementara itu, Kapolsek Bae menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya sistem kelistrikan yang aman dan akses darurat yang memadai di bangunan komersial.
“Bangunan publik seperti ini harus dilengkapi jalur evakuasi dan akses teknis yang memadai, agar penanganan darurat bisa dilakukan lebih cepat,” tegas AKP Imam Soekirno.










