MTsN 1 Kudus dan MA Qudsiyyah Juara Festival Teater Pelajar XIV, Ajang Penghargaan Generasi Kreatif

oleh -180 Dilihat
Foto Bersama teater lembah manah Mts N 1 Kudus dan Ma Qudsiyyah bersama Sutradara M Nur Kholis. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Teater Lembah Manah dari MTsN 1 Kudus dan Teater Jangkar Bumi dari MA Qudsiyyah sukses meraih juara dalam Festival Teater Pelajar (FTP) ke-14 tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Bakti Budaya Djarum Foundation.

Kedua komunitas teater tersebut berhasil mencuri perhatian para juri dengan penampilan yang memukau, membuktikan perkembangan seni teater di kalangan pelajar Kudus semakin menggembirakan.

Di tingkat SMP, Teater Lembah Manah membawakan naskah ‘Kapai-Kapai’ karya Arifin C. Noor dan berhasil menjadi penampil terbaik. Tak hanya itu, mereka juga meraih penghargaan Penata Musik Terbaik oleh Reza Kurniawan, Penata Set Panggung dan Lampu Terbaik oleh Ahmad Adrik Yusry, Sutradara Terbaik oleh Nur Kholis, dan Aktris Pendukung Terbaik oleh Mim Hamida T.

Sementara itu, di tingkat SMA, naskah yang sama juga mengantarkan Teater Jangkar Bumi dari MA Qudsiyyah menjadi penampil terbaik. Mereka berhasil menyabet lima penghargaan lainnya, yakni Penata Musik Terbaik, Penata Set Panggung dan Lampu Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, serta Aktor Utama Terbaik.

Festival Teater Pelajar (FTP) merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh Komunitas Teater Djarum, didukung penuh oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus. Pada tahun 2024, FTP telah memasuki penyelenggaraan ke-14 dengan tema “Realitas Mimpi-Mimpi.”

Sebanyak 41 kelompok teater dari tingkat SMP dan SMA berkompetisi sejak babak penyisihan pada 28 Oktober hingga 5 November 2024. Babak final berlangsung pada 13 hingga 15 Desember di GOR Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, dengan menampilkan karya terbaik dari sembilan kelompok teater yang lolos ke babak final.

Penampilan para finalis disaksikan oleh tiga juri ternama, yaitu Rangga Riantiarno, aktor dan sutradara Teater Koma; Hanindawan, sutradara dan pemimpin Teater Gidig Solo; serta Dolfry Inda Suri, produser Teater Keliling. Rangga Riantiarno menyampaikan apresiasinya terhadap penampilan para peserta.

“Senang sekali melihat antusiasme dan semangat luar biasa dari para peserta FTP. Mereka telah menunjukkan bakat yang luar biasa di dunia teater, membuktikan bahwa generasi muda memiliki dedikasi kuat terhadap seni pertunjukan di Indonesia,” ujarnya.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian, turut mengungkapkan kebanggaannya atas kesuksesan acara ini. Menurutnya, FTP menjadi wadah emas bagi pelajar untuk menggali potensi dan mengembangkan bakat dalam seni teater.

“Kami berharap penampilan luar biasa dari para peserta tahun ini dapat menginspirasi pelajar lainnya untuk ikut berkontribusi dalam dunia seni pertunjukan. Semoga festival ini terus menjadi sumber kreativitas dan pertumbuhan bagi generasi muda,” kata Renitasari.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga ruang pembelajaran yang kaya akan pengalaman. Para peserta diajarkan untuk percaya diri, menyampaikan ide, dan mengeksplorasi peran dengan mendalam. Nilai-nilai seperti kolaborasi, kedisiplinan, dan semangat kompetisi sehat turut menjadi bagian dari pengalaman mereka.

Dengan kesuksesan ini, seni teater di Kudus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. FTP terus menjadi bukti bahwa kreativitas generasi muda dalam seni pertunjukan mampu tumbuh pesat, membawa seni teater lokal menuju kualitas yang lebih tinggi. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :