Pedagang di Kudus Dilarang Jual Hewan Kurban Sebelum 14 Hari Karantina

oleh -165 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Peternak maupun penjual hewan di Kabupaten Kudus tidak diperbolehkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menjual hewan kurban yang belum selesai masa karantina selama 14 hari.

Menurut Sub Koordinator Produksi dan Kesehatan Hewan Dispertan Kudus Sidi Pramono, hewan yang datang dari luar kota dan akan dijadikan hewan kurban wajib menjalani karantina selama 14 hari. Dan hewan tersebut dipastikan bebas dari penyakit mulut dan kaki (PMK).

“Pedagang yang mendatangkan ternak dari luar, wajib mengkarantina ternaknya 14 hari sebelum dijual. Sebelum 14 hari karantina ternak gak boleh di korbankan,” kata Sidi saat ditemui awak media di pasar Hewan Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Senin (20/6) kemarin.

Untuk suplai hewan kurban seperti sapi dan karbau, Kudus sendiri masih mengandalkan pasokan ternak dari kabupaten-kabupaten lain.

Pasalnya, peternak yang ada di Kudus tidak mampu mencukupi permintaan pasar saat hari raya Idhul Adha.

“Sebetulnya dari dulu kita kurang stok hewan, di suplai dari luar. Pedagang kebanyakan mendatangkan ternak dari luar,” jelasnya.

Lebih lanjut, saat ini pasokan hewan yang sudah memasuki Kudus kebanyakan kerbau, sedangkan untuk sapi yang datang baru beberapa ekor.

“Sudah masuk Kudus kerbau sudah banyak, sapi ada beberapa. Saat ini total sapi dan kerbau sudah ratusan yang pada datang. Sebelum di jual hewan itu dikarantina dulu selama 14 hari sebelum dijual,” tuturnya.

Seperti diketahui, keseluruhan hewan yang di jual di pasar hewan yang ada di Kudus didatangkan dari luar kota. Seperti, Jawa Barat, Pekalongan, Pemalang, Magelang dan Jawa Timur.(yy/ym)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.