Peletakan Batu Pertama SMP Tahfiz NU Al Hidayah, Bupati Kudus Dorong Pendidikan Berbasis Iman dan Sains

oleh -173 Dilihat
Foto: Dok. Pemkab Kudus

Kudus, isknews.com Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan pendidikan berbasis iman dan sains melalui peletakan batu pertama pembangunan SMP Islam Tahfiz Quran NU Al Hidayah di Getassrabi, Kaliwungu, Jumat (21/11/2025). Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan dihadiri Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti ini menjadi momentum penting dalam memperluas akses pendidikan yang religius, modern, dan berkualitas.

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada Ponpes Al Hidayah yang memprakarsai pembangunan sekolah tersebut. Ia berharap SMP Tahfiz NU Al Hidayah menjadi pusat pembinaan generasi muda yang tidak hanya kuat secara keimanan dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan dan memiliki daya saing tinggi.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas dan perlindungan bagi para pendidik melalui penyaluran Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) sebesar satu juta rupiah per bulan serta membentuk Tim Advokasi Tenaga Pendidik,” ujar Bupati. Upaya tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari strategi Pemkab Kudus dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya hadirnya lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kemampuan sains dan teknologi. Menurutnya, pembangunan SMP Islam Tahfiz Quran NU Al Hidayah merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi unggul, sesuai visi astacita ke-4 Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kami mendorong lembaga pendidikan yang bisa memadukan ajaran agama dengan kecakapan sains dan teknologi. Ini adalah ikhtiar strategis dalam membangun generasi yang siap bersaing di masa depan,” tuturnya.

Pengasuh Ponpes Al Hidayah, KH. Zainuddin Rusydan, menambahkan bahwa pesantren yang berdiri sejak 1930 tersebut akan terus menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia bersyukur pembangunan sekolah akhirnya dapat dimulai dan berharap fasilitas ini menjadi wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter kokoh dan berpengetahuan luas.

“Kami berharap lembaga ini tidak hanya mencetak siswa yang kuat dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga cakap dalam ilmu pengetahuan dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan SMP Tahfiz NU Al Hidayah, Pemkab Kudus menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan pendidikan berbasis keagamaan yang relevan dengan kebutuhan era modern. Langkah ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan pesantren untuk menyiapkan generasi muda yang religius, cerdas, serta siap berkontribusi bagi kemajuan daerah. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :