Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Jalan Nasional di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah, tidak lama lagi akan dipasang prasarana jalan raya melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Victor Rudi Prabowo, Kasi Management dan Rekayasa lalulintas Bidang Perhubungan Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora.
Itu dilakukan, menurut dia, mengingat sepanjang jalan Nasional dari Jepon (depan Mapolres) hingga Cepu ada titik yang belum terpasang perlengkapan jalan. “Selain itu juga mengganti Traffic Light (TL) yang sudah usang dan sering gangguan,” jelasnya, Rabu (19/4/2017).

Sebenarnya lanjut dia, rencana tersebut seharusnya sudah terealisasi pada bulan Maret lalu. “Namun rencana kembali berubah pada bulan April ini, sampai pertengahan ini belum terlaksana,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rudi, sapaan akrabnya, pemasangan perlengkapan jalan itu adalah program dari pusat. “Termasuk nanti ada pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 50 titik dari Jepon hingga Cepu serta pemasangan traffic light,” paparnya.
Dari Bupati, lanjutnya, juga sudah menyanggupi untuk merawat dan menyambung listrik untuk penerangan jalan tersebut. “Yang menganggarkan nanti daerah,” tuturnya.
Sementara untuk di Cepu sendiri, traffic light diperempatan jalan Diponegoro akan diganti karena sering gangguan. “Serta penambahan TL pada pertigaan jalan Baypas Cepu (Kampung Wonorejo),” katanya saat berada di Cepu.
Untuk diketahui, pada ruas jalan Nasional nomor 106 Ruas batas Kota blora –Cepu terdapat pekerjaan pengadaan dan pemasangan jalan perlengkapan jalan yang akan segera dilaksanakan. Diantaranya, Pengadaan dan pemasangan Marka jalan dengan panjang total 1.398,10 meter (m’).
Kemudian pengadaan dan pemasangan rambu lalulintas sebanyak 160 buah, pengadaan dan pemasangan RPPJ 10 unit, Pengadaan dan pemasangan Warning Light sebanyak 10 unit, Pengadaan dan pemasangan Traffic Light Sp.3 By pass Cepu 1 unit, Pengadaan dan pemasangan Traffic Light Sp.4 jalan Diponegoro Cepu 1 unit.
Pengadaan dan pemasangan LPJU Listrik (Lengan Tunggal) 50 buah, Pengadaan dan pemasangan Guard Rail 700 m’, serta Pengadaan dan pemasangan Deliniator 230 buah.
Dia menambahkan, program ini berasal dari Satuan Kerja (Satker) Perhubungan darat Provinsi Jawa Tengah tahun 2017. (as)






