Kudus, isknews.com – Dalam mengatasi issue di wilayah, Kesbangpol Kab Kudus menyelenggarakan pembinaan sosial politik tahun 2016 dengan mengambil tema “Strategi Penanganan Issue Strategis Di Wilayah Dalam Rangka Menjaga Kondusifitas Daerah” bertempat di Aula Balai Desa Besito Kec. Gebog Kab. Kudus. Pada Rabu (23/11) dimulai 09:00 sampai selesai.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri dari unsur Pemerintahan Desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas sekec.Dawe, Gebog dan Kaliwungu. Pembinaan Sosial Politiktersebut dihadiri Dandim 0722/Kudus Letkol Czi Gunawan YK, SE, MSP.dalam sambutannya mengatakan “Negara Indonesia adalah negara majemuk, yang sejak dulu kemajemukannya di persatukan dalam landasan Idiologi Pancasila dimana memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika yaitu berbeda beda tetap satu yang berarti meskipun berbeda agama, suku, ras, dan golongan namun merupakan satu kesatuan dalam bingkai NKRI. Pancasila merupakan landasan Idiil bangsa Indonesia, falsafat dan pandangan hidup bangsa. Oleh karenanya harus menjadi landasan pijak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa tendensi ataupun pemahaman dan pemikiran sempit yang mengarahkan kita pada ego suku dan agama yang berimbas pada Disintegrasi bangsa”,ujar Dandim.
Kapolres Kudus AKBP Andi Rifai SIK, MH turut hadir dikegiatan tersebut, dia mengatakan “Dalam sejarah panjang perjalanan bangsa Indonesia agama lokal ataupun kepercayaan asli masyarakat setempat, budaya dan masyarakat adat yang telah berakar sejak ribuan tahun yang lalu berkali kali mengalami ancaman terkait dengan eksistensi kebendaanya baik dalam pelaksanaanya budayanya maupun dalam hal perampasan hak hak nya, serta menganut keyakinannya sehingga permasalahannya adalah bagaimana implementasinya Bhenika Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Yang harus kita tegakkan adalah semua elemen warga Negara dapat hidup dalam kemajemukan dan kebhinekaan dengan diawali dari kehidupan bermasyarakat di tingkat paling kecil. Peran serta Babinsa Bhabinkamtibmas, dan Aparatur Pemerintahan Desa harus selalu ditingkatkan untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Kudus pada khususnya karena apabila ada permasalahan yang tidak terselesaikan maka akan berdampak luas terhadap tatanan masyarakat di daerah ujar dari Djati Solechah, S.sos MM KaKesbangpol yang turut menghadiri acara tersebut.
Acara Pembinaan tersebut yang diikuti sekitar 200 orang, hadir pula MUI Kab. Kudus H. Hamdani dalam sambutannya menyampaikan uraian sebagai bangsa yang majemuk kita wajib melaksanakan 4 pilar bangsa yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhenika Tunggal Ika. Munculnya masalah jangan sampai kita menjadi terpecah belah. Tugas kita bersama mari kita ciptakan lingkungan yg kondusif dengan pro aktif menyelesaikan masalah dengan baik. MUI Kab. Kudus selalu merekomendasikan penyelesaian masalah dengan jalan musyawarah untuk mencapai mufakat, sehingga didalam musyawarah kita dapatkan solusi yang terbaik demi kemaslahatan umat/bangsa.
Pembinaan Sosial Politik dengan mengambil tema “Strategi Penanganan Issue Strategis Di Wilayah Dalam Rangka Menjaga Kondusifitas Daerah” tersebut juga dihadiri Drs.Barkah SH, MH dari Akademisi UMK dan Jajaran Muspika Kec.Dawe Gebog dan Kaliwungu.(LR)











