Pemkab Kudus Usulkan Rekrutmen 502 Tenaga PPPK Ke Pusat, Dominasi Formasi Guru

oleh -649 kali dibaca
gambar ilustrasi pegawai ASN

Kudus, isknews.com – Kebutuhan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) untuk formasi guru dan tenaga teknis dan administrasi tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Kudus, diproyeksikan diangka 502 formasi.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kudus Catur Widyatno, usulan tersebut kini sedang diajukannya ke Kementerian pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Formasi tersebut didominasi oleh tenaga pendidik atau guru.

“Untuk formasi guru sebanyak 390 dengan 52 formasi diantaranya adalah guru Pendidikan Agama Islam, Sedangkan 112 formasi tenaga teknis,” Ucap Catur, Selasa (19/01/2021).

Selain itu, rekrutmen PPPK 2021 ini juga tak hanya mengakomodir tenaga honorer K2 saja. Persyaratan yang harus dipenuhi peserta untuk mendaftar antara lain guru yang mengajar di swasta atau negeri yang terdaftar di data pokok pendidikan (Dapodik) Kemendikbud. Selain itu juga memiliki sertfikat pendidik tapi belum mengajar.

”Usia minimal 20 tahun maksimal 1 tahun sebelum usia pensiun. Peserta PPPK 2019 kalau tidak lolos tapi terdaftar di Dapodik bisa ikut mendaftar,” ujarnya.

Menurutnya, formasi tersebut masih sebatas usulan. Untuk kepastian jumlah formasi yang akan dibuka, menunggu penetapan dari usulan Pemkab Kudus kepada pemerintah pusat.

Setelah ada penetapan, masyarakat bisa mendaftar dengan memenuhi sejumlah persyaratan yang ditentukan.

“Usulan formasi yang kami ajukan tak hanya untuk tenaga guru, tapi juga tenaga teknis lainnya,”kata Catur.

Catur menyebutkan, seleksi ini terbuka untuk siapapun yang memenuhi syarat. Demikian halnya tenaga honorer K2 yang sebelumnya lolos passing grade untuk penerimaan PPPK, namun dianggap tidak memenuhi syarat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga bisa ikut mendaftar.

Hanya saja, kata dia, tidak ada jaminan bisa lolos karena harus bersaing dengan peserta lainnya serta harus memenuhi sejumlah persyaratan yang dibutuhkan.

Pada penerimaan pegawai dengan skema PPPK tahun sebelumnya, Kabupaten Kudus mendapatkan alokasi dari Pemerintah Pusat sebanyak 215 formasi. Hanya saja, peserta yang lolos hanya 99 orang, meliputi 73 formasi guru dan 26 formasi penyuluh pertanian.

Sementara 71 pendaftar yang hasil tesnya dinyatakan memenuhi batas minimal atau passing grade, namun BKN mengumumkannya secara resmi setelah menerima hasil audit kepegawaian BPKP menyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Untuk perekrutan tenaga PPPK tahun 2021, tidak hanya untuk tenaga honorer kategori dua (K2), melainkan guru yang mengajar di sekolah swasta atau negeri yang terdaftar di data pokok pendidikan (Dapodik) Kemendikbud juga mendapatkan kesempatan, termasuk yang memiliki sertifikat pendidik tetapi belum mengajar.

Batasan usia minimal 20 tahun dan maksimal 59 tahun atau sebelum usia pensiun. Bagi peserta PPPK 2019 yang tidak lolos seleksi, tetapi terdaftar di Dapodik masih dimungkinkan bisa mendaftar kembali.

Sementara itu, proses rekrutmen PPPK 2019 hingga saat ini belum menemui kejelasan nasib. Sebanyak 174 pelamar yang lulus passing grade masih bingung. Karena proses perekrutan mandek. Pihak BKPP Kudus pun mengakui hanya bisa menunggu kabar dari pusat.

”Sampai sekarang belum dapat rekomendasi persetujuan dari Panselnas. Statusnya masih menunggu,” ungkapnya.  (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.