Pencuri Spesialis Rumah Sakit Diamankan

oleh -1,540 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – SK, (19) pencuri spesialis rumah sakit diamankan oleh jajaran Polsek Jepara, Senin (19/6/2017) siang. Pelaku yang sehari-hari sebagai pengangguran ini sudah beraksi belasan kali di empat rumah sakit lintas kabupaten yakni di RSU Kartini Jepara, RSI Sultan Hadlirin Jepara, RS Demak dan RS Kudus. Dari tangan tersangka sejumlah barang bukti handphone dan televisi diamankan.

Kapolsek Kota AKP Sriyono mengatakan, tersangka diamankan saat hendak beraksi di RSU Kartini Jepara, Senin (19/6/2017) sekitar pukul 13.00 WIB. “Kita sudah mencurigai gerak gerik tersangka yang mencurigakan, hingga akhirnya kita tunggu saat tersangka hendak mengambil motornya. Setelah kita periksa mengembang ke TKP lain,” katanya.

Sriyono menambahkan, tersangka yang merupakan warga Desa Lebak Kecamatan Pakisaji ini sudah beraksi lima kali di RSU Kartini Jepara, tiga kali di RSU Kudus, dua kali di RSU Sultan Hadlirin dan sekali di RS Demak. “Sasaran tersangka ini yakni barang bawaan terutama HP milik pasien dan keluarganya  dan televisi di rumah sakit,” ujarnya.

Modus yang dilakukan oleh tersangka, kata Sriyono, dengan berpura-pura menjadi keluarga orang yang sakit untuk mengelabui dan akhirnya mengambil HP milik pasien maupun keluarganya. Tersangka ini biasa masuk rumah sakit pukul 23.00 dan keluar sekitar pukul 04.00. Saat-saat itu lah korban sedang tidur dan tersangka beraksi. “Pelaku ini beraksi seorang diri dengan masuk ke rumah sakit tengah malam dan keluar saat fajar,” jelasnya.

Setelah melakukan aksinya, lanjut Sriyono, tersangka menjual  barang curiannya secara online di Lapak HP Android Jepara dengan harga sekitar Rp.750 ribu. Polisi kini masih mengembangkan kasus ini, sebab masih banyak barang bukti HP yang sudah terjual di Lapak online. “Sementara ini barang bukti yang didapati yakni enam buah HP android dan satu buah televisi. Kita masih kembangkan karena beberapa hp sudah dijual,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. “Kita menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” tandasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.