Pentingnya Konseling Pranikah Bagi Calon Pengantin

oleh -568 Dilihat

Kudus, isknews.com – Sebanyak seratus orang peserta mengikuti Orientasi KIE (Komunikasi Ingormasi fan Edukasi) Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin yang diselenggarakan di Hotel Griptha Kudus, senin-selasa (15-16/5/2017).

Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Joko Dwi Putranto melalui Kasie nya, Endang priastuti mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kerjasama antara Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dan Dinas Kesehatan bersama Kemenag Kabupaten Kudus.

“Seratus orang peserta tersebut terdiri dari Unsur Pemerintah Kecamatan, Penyuluh Pernikahan Kantor Urusan Agama, Pengelola Program Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten, Kepala Puskesmas, PKK Induk, Perawat atau Bidan yang bertugas di Puskesmas serta unsur terkait lainnya,” katanya.

Dikatakanya, tujuan dari orientasi adalah bagamana keterlibatan petugas dalam memberikan pemahaman sejak dini kepada calon pengantin tentang informasi sekitar kesehatan reproduksi dan hak-hak reproduksi dapat segera diterima sehingga kekerasan dalam rumah tangga dapat dicegah sedini mungkin.

“ini merupakan perhatian khusus dari Pemerintah provinsi bagaimana pentingnya konseling pranikah bagi calon pengantin, ” katanya. Karena, lanjutnya, kita sama sepakat bagaimana menjadikan Sanggau sehat secara keseluruhan.

“Ini tentunya dimulai dari perkawinan yang bebas dari segala penyakit reproduksi. jika calon pengantin sudah sehat lahir dan batin maka bayi yang sejak dalam kandungan sudah sehat, maka disaat dilahirkan dan seterusnya akan sehat, ” ujarnya.

Untuk itu, diharapkan orintasi ini dapat memberikan fasilitator kesehatan reproduksi calon pengantin sebagai penyuluh pernikahan dan memotivasi calon pengantin untuk mememeriksakan kesehatan sebelum perkawinan.

Orientasi ini tentunya untuk meningkatkan pemahaman dan persamaan persepsi penyuluh pernikahan dalam KIE Kesehatan reproduksi bagi calon pengantin.

“Untuk memotivasi calon pengantin dalam memeriksakan kesehatannya melalui fasilitas pelayanan Kesehatan, sebelum melangsungkan pernikahan calon pengantin harus mantap dari segi kesehatan maupun mental guna menyonsong masa depan yang lebih baik dan berkualitas, ” katanya.

Untuk itu, ia meminta kepada para Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, Petugas Kantor Urusan Agama untuk dapat memberikan pencerahan dan infomasi betapa pentingnya pemeriksaan kesehatan dan persiapan jiwa calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan.

“Sehingga menghasilkan generasi yang sehat dan berkualitas, juga memberikan informasi kepada calon pengantin untuk memastikan kesehatannya dalam keadaan sehat dan aman. bebas dari penyakit menular yang mengganggu reproduksi serta bagaimana calon pengantin merancang jumlah anak dan jarak melahirkan dengan ber KB secara aman, ” ujarnya.

Selain itu, calon pengantin harus memastikan akan bersalin di Fasilitas pelayanan kesehatan seperti Poskesdes, Puskesmas dan Rumah Sakit. dan jika punya bayi harus dipastikan bayinya mendapat ASI yang cukup dan sesuai masa pemberiannya.

“Karena ASI memiliki kandungan zat dan gizi yang sudah lengkap. jadi saya berharap agar semua pihak dapat saling bergandengan tangan, bahu membahu serta bekerja sama dalam memberikan informasi, ” tuturnya.

Melalui orientasi ini juga diharapkan keluarga sehat dan berkualitas dapat terwujud seiring dengan tujuan kita menjadikan Kudus maju dan terdepan. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.