Perempuan Asal Kayen Gantung Diri di Kandang Sapi

oleh -174 Dilihat
Foto: Aparat saat mendatangi rumah korban bunuh diri di Dukuh Jabung, Desa Jatiroto RT 05/RW 02, Kecamatan Kayen, Pati. (istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Diduga tidak tahan dengan komplikasi penyakit yang diderita selama bertahun-tahun, Ngatemi (58) warga Dukuh Jabung, Desa Jatiroto RT 05/RW 02, Kecamatan Kayen, Pati, nekat mengakhiri hidupnya di kandang sapi, Jumat (16-03-2018) siang.

“Korban meninggal dunia dengan cara gantung diri di kandang sapi milik keponakan korban desa setempat,” jelas Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Kayen, AKP Sutopo.

Menurut penuturan Sulistiyo Wati (30), lanjut Kapolsek, pada pukul 06.30 WIB, Wati masih melihat korban beraktivitas seperti biasa. Sekitar jam 08.15 WIB, Wati pulang mengantar anaknya dari sekolah, lalu mencari korban yang saat itu tidak berada di rumah.

“Saat mencari korban itu, dia mendengar suara gaduh di kandang sapi yang berada di belakang samping kiri rumah korban,” ungkapnya.

Selanjutnya, Wati menuju kandang tersebut, setelah membuka pintu kandang, Wati melihat korban sudah dalam posisi tergantung. Atas kejadian itu, Wati melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa, lalu diteruskan kepada Babhinkamtibmas Jatiroto, Aipda Suprihadi.

“Tali plastik yang digunakan korban gantung diri memiliki panjang tali dari atap sampai dengan leher 74 cm, panjang tali simpul sampai tanah 190 cm dan simpul yang digunakan merupakan simpul mati,” bebernya.

Sementara itu, tim medis Puskesmas Kayen, dr Indri Kurniasari mengatakan, korban meninggal lantaran gantung diri. Terbukti dengan adanya luka bekas tali pada leher, kuku jari tangan dan kaki kebiruan, kepala, badan korban tidak terdapat luka, dan jenazah ditemukan kurang lebih dua jam.

“Kami tidak menemukan bekas penganiayaan pada jenazah, selain itu korban memiliki riwayat penyakit gula dan komplikasi yang sudah menahun.” sebutnya. (AM/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.