Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia, Siswa SMPM 1 Kudus Ramai-Ramai Tanam Pohon

oleh -301 kali dibaca
Sejumlah siswi SMP 1 Muhammadiyah Kudus saat melakukan penanaman bibit pohon di halaman sekitar sekolah (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang ditetapkan setiap tangal 28 November melalui Keppres No.24 Tahun 2008  juga dperingati di SMP1 Muhammadiyah Kudus. Sejumlah siswa sekolah tersebut bersama guru pembimbingnya bergerak bersama melakukan penanaman ratusan bibit pohon berbagai jenis di sekitar taman dan halaman sekolah mereka, Senin (28/11/2022).

Menurut Kepala sekolah SMP1 Muhammadiyah Kudus, Ali Zamroni, bibit pohon disediakan oleh sekolah dan siswa-siswi yang membawa dari rumah untuk kemudian ditanam disekolah. Gerakan menanam pohon ini adalah sebuah upaya menjaga kelestarian lingkungan dan Kesehatan.

Selain itu pihaknya lakukan ini juga untuk mengedukasi anak tentang kesadaran dan kepedulian akan arti pentingnya penanaman  pohon bagi pemulihan kerusakan sumber daya alam, keseimbangan ekosistem serta pelestarian lingkungan. 

“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan bagi siswa kami. Kami tanamkan kepada mereka bahwa menanam pohon merupakan investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan keseimbangan ekosistem lokal dan kualitas udara serta membantu mengatur tingkat polusi global demi mencegah dampak perubahan iklim yang kini telah menjadi perhatian diberbagai negara,” ujar Ali Zamroni.

Kepada siswa ia menjelaskan melalui proses fotosintesis yang terjadi pada pohon, maka karbondioksida sebagai polutan di udara yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor maupun  kegiatan industri akan terserap oleh pohon diubah menjadi oksigen yang sangat bermanfaat bagi manusia.

“Karbondioksida merupakan gas beracun dan bila dalam jumlah berlebihan akan menimbulkan efek rumah kaca.  dengan demikian menanam pohon dapat menyelamatkan bumi ini dari akibat global warming,” tuturnya.

Keberadaan pohon juga mampu sebagai penyeimbang ekosistem. Hilangnya satu pohon bisa memutus mata rantai kehidupan.  Beberapa jenis hewan dapat berkurang jumlahnya dan hampir punah karena habitat mereka yang rusak atau hilang.

“Memperingati hari menanam pohon tak cukup hanya dengan menggali lubang, memasukkan bibit lalu ditinggalkan.  Namun menanam pohon sama seperti kita merawat diri sendiri, untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai fungsinya, maka perlu dilakukan perawatan seperti menyiram, memberi pupuk, pemangkasan dan sebagainya. Karena jika kita memperlakukan pohon dengan baik, maka pohon juga akan memberikan banyak manfaat kepada kita,” tambah dia.

Ia lalu mensitir sebuah hadist yang diriwayatkan HR Muslim, Tiada seorang muslim yang menanam pohon atau menebar bibit tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh manusia, burung atau apapun itu, melainkan ia akan bernilai pahala sedekah pahala bagi penanamnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.