Tanam 1.000 Bibit Buah, Nojorono Kolaborasi UIN Kudus untuk Lingkungan Berkelanjutan

oleh -146 Dilihat
CSR Department Head PT Nojorono Tobacco International, Dimas Handoko dan Wakil Rektor 1 UIN Sunan Kudus, Ihsan, saat kerjasama dalam aksi penanaman 1.000 bibit pohon buah DI Desa Karangbener dan Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Jumat (28/11/2025) (Foto: istimewa/NTI)

Kudus, isknews.com – Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, PT Nojorono Tobacco International (Nojorono Kudus) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar aksi penanaman 1.000 bibit pohon buah, Jumat (28/11/2025).

Seremoni penanaman berlangsung di Kampus UIN Sunan Kudus sebelum bibit disebar ke dua lokasi sasaran, yakni Desa Karangbener dan Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae.

Aksi penghijauan ini turut melibatkan mahasiswa, termasuk perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (DEMA-FEBI), sebagai upaya menanamkan kesadaran ekologis serta memperluas partisipasi generasi muda dalam gerakan peduli lingkungan.

Wakil Rektor 1 UIN Sunan Kudus, Ihsan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program Ekoteologi Agama yang dicanangkan Kementerian Agama. Ia menilai gerakan menanam pohon merupakan bentuk investasi ekologis yang berdampak jangka panjang.

Kegiatan ini selaras dengan program Ekoteologi Kementerian Agama, di mana kepedulian terhadap lingkungan dengan menanam merupakan investasi jangka panjang. Kami berharap aksi ini membawa dampak optimal dan berkelanjutan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

CSR Department Head PT Nojorono Tobacco International, Dimas Handoko, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Aksi penanaman pohon ini tidak hanya sebagai simbolis, melainkan langkah awal untuk menjaga dan menghijaukan lingkungan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, serta mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan,” terangnya.

Dimas menambahkan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian alam.

Itikad penanaman ini membuka ruang kolaborasi antara masyarakat, mahasiswa, dan berbagai mitra yang punya kepedulian yang sama. Nojorono berharap semakin banyak pihak tergerak untuk ikut menjaga kelestarian alam dan memastikan manfaatnya terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” tutupnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.