Pernah Bawa Pulang Perak, Kini Karate Kudus Naikkan Target Jadi Emas Porprov

oleh -68 Dilihat
Persiapan tim karate Kabupaten Kudus jelang Porprov Jawa Tengah 2026. (Foto: Devy)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Setelah membawa pulang satu medali perak pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2023, tim karate Kabupaten Kudus kini datang dengan ambisi lebih besar. Pada Porprov Jateng 2026, target pun dinaikkan: memburu medali emas.

Sebanyak enam karateka telah dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kudus. Mereka terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri yang seluruhnya akan turun di nomor kumite.

Pelatih Porprov cabang olahraga karate Kudus, Muhammad Ade Sbastian, mengatakan persiapan tim kini telah memasuki tahap pemantapan. Tingkat kesiapan para atlet disebut telah mencapai sekitar 75 persen.

Persiapan sudah sekitar 75 persen. Sekarang tinggal finishing,” ujar Ade, Kamis (10/9/2026).

Enam atlet tersebut memiliki rentang usia antara 20 hingga 27 tahun. Atlet termuda berusia 20 tahun, sedangkan atlet paling senior berusia 27 tahun.

Meski hanya menyiapkan enam atlet, tim karate Kudus memiliki modal pengalaman bertanding yang cukup. Sejumlah karateka yang masuk dalam skuad pernah mengikuti berbagai kompetisi, mulai dari ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri, kejuaraan tingkat nasional hingga pertandingan internasional.

Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal penting saat menghadapi persaingan di Porprov Jateng 2026.

Ade menilai persaingan karate di Jawa Tengah semakin ketat karena hampir seluruh daerah memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh. Karena itu, tim karate Kudus tidak hanya fokus mewaspadai satu daerah tertentu.

Semua daerah saya rasa menjadi pesaing. Tidak ada yang paling diwaspadai, semuanya sama,” katanya.

Dalam proses persiapan, kondisi fisik atlet juga menjadi perhatian serius tim pelatih. Olahraga kumite yang mengandalkan kontak dan benturan membuat risiko cedera menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi.

Beberapa atlet bahkan sempat mengalami sakit hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, kondisi mereka kini berangsur membaik dan tengah menjalani proses pemulihan.

Untuk menjaga sekaligus meningkatkan performa, para karateka menjalani latihan intensif setiap hari. Program latihan dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari.

Latihan tidak hanya difokuskan pada peningkatan fisik. Tim pelatih juga memberikan perhatian terhadap kemampuan teknik dan kesiapan mental para atlet.

Penekanannya pada fisik, mental, dan teknik. Latihan setiap hari, pagi dan sore,” tutur Ade.

Menurutnya, kesiapan mental menjadi bagian penting dalam pertandingan kumite. Para atlet harus mampu mengambil keputusan dengan cepat, menjaga konsentrasi, sekaligus tetap tenang ketika menghadapi tekanan lawan.

Pembinaan mental pun dilakukan melalui komunikasi langsung antara pelatih dan atlet selama proses latihan.

Dari enam atlet yang dipersiapkan, nomor kumite senior putra kelas -55 kilogram dan -75 kilogram menjadi salah satu nomor yang diharapkan mampu memberikan tambahan medali bagi Kudus.

Target kali ini menjadi peningkatan dibandingkan pencapaian pada Porprov Jateng 2023. Saat itu, karate Kudus berhasil membawa pulang satu medali perak melalui nomor kumite senior putra kelas -55 kilogram.

Kini, tim karate Kudus tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut.

Pada Porprov Jateng 2026, tim menargetkan dua medali. Satu di antaranya diharapkan menjadi medali emas, sementara satu medali lainnya juga menjadi target yang ingin dibawa pulang untuk menambah perolehan kontingen Kudus.

Kami menargetkan dua medali, satu emas dan satu medali lainnya atau reward,” ungkap Ade.

Dengan persiapan yang telah memasuki tahap akhir, enam karateka Kudus kini terus digenjot untuk mencapai kondisi terbaik sebelum pertandingan dimulai.

Ade berharap pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat terus meningkatkan prestasi karate Kabupaten Kudus dari tahun ke tahun.

Semoga dari tahun ke tahun prestasi karate Kudus semakin berkembang,” pungkasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.