Persiku Kudus Kalah Dramatis dari Deltras FC, Ancaman Degradasi Kian Nyata

oleh -257 Dilihat
Potret pemain Persiku saat berlaga melawan Deltras Sidoarjo. Minggu (28/12/2025). (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Persiku Kudus gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri saat menjamu Deltras FC Sidoarjo pada lanjutan Pegadaian Championship, Minggu (28/12/2025). Bertanding di Stadion Wergu Wetan, skuad Macan Muria harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 2-4, hasil yang membuat posisi Persiku di papan bawah klasemen kian terancam.

Deltras FC langsung tampil menekan sejak menit awal. Baru satu menit laga berjalan, kesalahan antisipasi Tri Oka hampir berbuah gol setelah sepakan Ryan Lopes masih melambung di atas mistar gawang Persiku.

Tekanan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-7. Umpan silang Ryan Lopes dari sisi kiri pertahanan Persiku berhasil disambut tandukan Neville Tengeg yang menaklukkan kiper Nuri Agus dan membawa Deltras unggul 0-1.

Tertinggal lebih dulu, Persiku berusaha bangkit dengan mengandalkan umpan-umpan langsung ke Igor Henrique sebagai target man. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-26 setelah Dheo Budi dijatuhkan Sulthon Fajar di kotak penalti. Usai meninjau tayangan VAR, wasit menunjuk titik putih.

Igor Henrique yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Persiku. Tekanan terus dilancarkan melalui kedua sayap. Hasilnya, pada menit ke-39, Persiku berbalik unggul. Berawal dari umpan direct Sandi Sute dari lini tengah, Igor Henrique sukses menyundul bola ke pojok gawang Deltras FC.

Tambahan dua gol tersebut menegaskan ketajaman Igor Henrique sebagai mesin gol Persiku. Penyerang asal Brasil itu kini telah mengoleksi 12 gol di Pegadaian Championship musim ini.

Deltras nyaris menyamakan kedudukan jelang turun minum. Pada menit 45+3, Neville Tengeg kembali mendapatkan peluang melalui sundulan dari situasi sepak pojok, namun kiper Nuri Agus tampil sigap dengan penyelamatan gemilang.

Memasuki babak kedua, Deltras FC meninggikan intensitas serangan. Ryan Lopes kembali mengirimkan umpan terobosan matang kepada Taufan Hidayat. Kiper Persiku yang keluar dari posisinya sempat dikelabuhi Taufan, yang dengan mudah menyambar bola ke gawang. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside.

Strategi Deltras mulai membuahkan hasil usai menarik keluar Neville Tengeg dan memasukkan Muhammad Irman. Pergantian tersebut terbukti tepat. Pada menit ke-73, pemain bernomor punggung sembilan itu memanfaatkan kemelut di depan gawang Persiku untuk mencetak gol penyeimbang dan mengubah skor menjadi 2-2.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Deltras semakin percaya diri. Petaka bagi Persiku kembali terjadi setelah Alberto Nino melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Muhammad Idris yang maju sebagai algojo mampu mengeksekusi tendangan dari titik putih dengan tenang dan membawa Deltras berbalik unggul 2-3.

Tertinggal satu gol, Persiku meningkatkan intensitas serangan. Namun kondisi tersebut justru membuat lini pertahanan tuan rumah kedodoran dan meninggalkan banyak ruang. Situasi ini dimanfaatkan Deltras melalui serangan balik cepat. Taufan Hidayat berhasil membuka ruang dan menceploskan bola ke pojok kiri gawang Persiku pada menit-menit akhir laga.

Gol tersebut menutup kemenangan Deltras FC atas Persiku Kudus dengan skor akhir 2-4.

Hasil ini belum mampu mengangkat posisi Persiku Kudus dari papan bawah klasemen, sementara Deltras FC sukses membawa pulang tiga poin penting dari Stadion Wergu Wetan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :