Pati, Isknews.com (Lintas Pati) – Jelang pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pati yang akan berlangsung pada tanggal 15 Febuari 2017 nanti, berbagai rangkaian aksi yang di lakukan para relawan kotak kosong untuk berkampanye menyuarakan ajakan kepada masyarakat luas yang ada di Kabupaten Pati untuk memenangkan Kotak Kosong.
Seperti yang terjadi pada hari ini, Kamis 26 Januari 2017. Tim pemenangan Kotak Kosong menggelar aksi Long March menuju depan pendopo kabupaten Pati, dengan membentangkan kain putih sepanjang kurang lebih 500 meter yang di tanda tangani oleh peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan. Kain putih tersebut di bentangkan mulai dari markas pemenangan kotak kosong yang bertempat di depan swalayan Ada dan rencananya akan di bentangkan sampai depan Pendopo Alun-alun Kabupaten Pati.
Salah satu peserta aksi dan orang yang paling aktif dalam menyuarakan Kotak Kosong di jejaring Sosial Fecebook Imam Rosidi kepada Isknews.com Lintas Pati mengatakan bahwa Aksi tersebut bertujuan untuk menunjukan kepada masyarakat dalam berdemokrasi, pasalnya selama ini kotak kosong selalu di anggap negatif dan tidak ada payung hukumnya.
“Intinya aksi kali ini, kami dan teman-teman yang peduli akan demokrasi selama ini merasa hak untuk mensosialisasikan kotak kosong selalu dikekang. Jadi intinya kami mau membantu menyampaikan kepada masyarakat bahwa kotak kosong itu bukan seperti yang difikirkan, seperti kotak kosong itu tidak ada payung hukumnya dan selalu di nilai negatif.” Ujarnya,
Lebih lanjut, ia menambahkan peserta aksi tersebut datang dari berbagai wilayah yang ada di kabupaten Pati dan juga dengan berbagai setatus permasalah sosial seperti masalah gunung kendeng, pencemaran lingkungan, dan menjamurnya toko-toko moderen.
“Sebetulnya yang akan ikut aksi ini banyak, mereka datang dari berbagai wilayah, mungkin kejebak karena pihak kepolisian sepertinya ingin menggagalkan aksi ini. Intinya kita yang datang dari berbagai wilayah di blokade oleh pihak kepolisian agar masa tidak dapat masuk ke Kota Pati.” Imbuhnya,
Tak hanya itu, Imam Rosidi juga berpesan kepada masyarakat kabupaten Pati supaya dalam memilih bupati dan wakil bupati nanti jangan hanya semata mata karena uang atau mani politik, namun karena kinerja dan visi misinya yang dapat menyejahterakan masyarakat.(Pgj)










