Plt Bupati Kudus: Pelantikan 137 Pejabat Dilakukan Profesional, Transparan dan Sesuai Kompetensi

oleh -731 Dilihat

Kudus, isknews.com – Hampir 6 Bulan sejak ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah pasca penahanan Bupati Non Aktif HM Tamzil akibat tersandung perkara dengan KPK. Ini merupakan pelantikan pejabat pertama oleh HM Hartopo selaku Plt Bupati Kudus untuk posisi Eselon 3 dan 4 Pemerintah Kabupaten Kudus.

Usai melaksanakan pelantikan, HM Hartopo dihadapan awak media menegaskan bahwa proses pelantikan 137 pejabat di lingkungan Pemkab Kudus ini sedah sesuai dengan penyusunan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) perangkat daerah, profesional dan relevan dengan kompetensi pejabatnya serta dilakukan secara bersih dan transparan.

Bahkan Hartopo menantang siapapun yang bisa menemukan praktik suap atau jual beli jabatan dalam proses pelantikan tersebut.

“Saya tegaskan proses pelantikan ini dilakukan secara bersih dan transparan. Kalau ada yang bisa lapor ada pejabat yang harus bayar, dia akan saya bayar balik,”kata Hartopo yang ditemui usai acara pelantikan.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo (Foto: YM)

Penegasan tersebut disampaikan Hartopo karena pelantikan pejabat kali ini merupakan yang pertama kalinya paska kasus OTT KPK atas Bupati Kudus nonaktif HM Tamzil. Oleh karena itu, kata Hartopo, pelantikan dilakukan dengan prosedur yang semestinya tanpa ada jual beli jabatan.

Lebih lanjut, dikatakan Hartopo, dalam proses pelantikan ini, pihaknya melakukan sejumlah rotasi pejabat yang saat kepemimpinan Tamzil, sempat dipindah ke posisi lain.

“Pelantikan dulu ada pejabat yang dipindah di posisi yang tidak sesuai kompetensinya. Lha pada pelantikan kali ini, mereka saya kembalikan ke posisi semestinya,”ujarnya.

Pada pelantikan kali ini, pejabat yang dilantik merupakan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta Pejabat Administrasi. Untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, hanya satu orang yang dilantik yakni Eko Hari Djatmiko menjadiKepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Eko yang awalnya hanya menjabat sebagai Plt Kepala Disdukcapil, kini telah dilantik secara definitif, menyusul turunnya SK dari Kemendagri. Selain Eko, di jajaran Dinas Dukcapil juga dilantik enam pejabat administrator setingkat Kabid hingga Pengawas.

Sementara, untuk jabatan di SKPD lain, total ada 130 pejabat yang dilantik. Beberapa nama yang cukup mengejutkan diantaranya adalah Rini Kartika Hadi Ahmawati yang merupakan isteri Ahmad Sofyan¸terdakwa kasus suap Bupati nonaktif HM Tamzil. Ada pula nama Bambang Widyanarko sebagai Kabag Umum Setda.

Hartopo mengharapkan inovasi dan peningkatan kinerja dari para pejabat di lingkungan barunya. Mengingat posisi yang ditempati oleh masing-masing pejabat kini telah sesuai kompetensinya masing-masing. “Peningkatan kinerja harus ada” tegasnya.

Pelayanan pada masyarakt juga diminta untuk ditambah lebih baik lagi. Dari segi ketertiban juga diminta untuk lebih dipatuhi oleh masing-masing pejabat baru. Dengan begitu, kinerja bisa lebih meningkat.

“Yang terpenting adalah peningkatan sumber daya manusianya,” terangnya.

Dua camat juga dilantik yakni Harso Widodo yang semula merupakan Camat Mejobo, dipindah menjadi Camat Kaliwungu. Posisi yang ditinggalkan Harso, diisi oleh Mohammad Fitriyanto. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.