PMI Kudus Optimistis Lampaui Target Bulan Dana 2026 Sebesar Rp 1,35 Miliar

oleh -593 Dilihat
Ketua PMI Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti bersama Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kudus 2026, Heru Dwi Purnomo. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan kemanusiaan melalui Bulan Dana PMI 2026. Selama tiga bulan ke depan, PMI menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 1,35 miliar yang akan digunakan untuk mendukung berbagai layanan sosial dan kemanusiaan bagi warga.

Ketua PMI Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti, mengatakan target tersebut disusun berdasarkan evaluasi capaian Bulan Dana PMI tahun sebelumnya yang berhasil mencapai sekitar 90 persen dari target yang ditetapkan.

Menurutnya, target tahun ini masih dalam kategori realistis dan dapat dicapai apabila mendapat dukungan dari masyarakat, pemerintah, serta kalangan dunia usaha.

“Target Bulan Dana PMI tahun 2026 sebesar Rp 1,35 miliar. Kami menyesuaikan dengan capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 90 persen dari target. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha, kami optimistis target ini dapat tercapai bahkan melampaui,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Program Bulan Dana PMI berlangsung mulai 29 Mei hingga 30 Agustus 2026. Dana yang berhasil dihimpun nantinya akan dialokasikan untuk memperkuat berbagai program kemanusiaan, mulai dari penanganan bencana, pelayanan donor darah, hingga pembinaan relawan.

“Seluruh dana yang dihimpun akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan kemanusiaan. Dana ini digunakan untuk mendukung kegiatan kebencanaan, operasional Unit Donor Darah, serta pembinaan relawan PMI agar pelayanan kami semakin optimal,” katanya.

Revlisianto menilai relawan merupakan ujung tombak PMI dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan. Karena itu, pembinaan relawan terus menjadi prioritas, termasuk melalui penguatan Palang Merah Remaja (PMR) di lingkungan sekolah.

“Kami ingin menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan. PMR menjadi wadah penting untuk membangun karakter tersebut sejak dini,” jelasnya.

Selain menetapkan target baru, PMI Kudus juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Bulan Dana tahun sebelumnya. Hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah kecamatan yang belum mampu mencapai target penghimpunan dana secara maksimal.

“Ada kecamatan yang berhasil mencapai target hingga 100 persen, tetapi ada juga yang masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar ke depan capaian di seluruh wilayah bisa lebih merata,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kudus 2026, Heru Dwi Purnomo, mengatakan keberhasilan penghimpunan dana sangat bergantung pada partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, panitia akan menggandeng berbagai pihak mulai dari instansi pemerintah, perusahaan, pelaku usaha, organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, perguruan tinggi, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Bulan Dana PMI merupakan gerakan kemanusiaan bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat Kudus untuk ikut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing karena manfaatnya akan kembali dirasakan oleh masyarakat sendiri,” ujarnya.

Heru menegaskan seluruh proses penghimpunan dana dilakukan secara sukarela dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Setiap dana yang terkumpul akan dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

“Kami ingin menjaga kepercayaan masyarakat. Setiap rupiah yang disumbangkan akan dikelola secara transparan dan digunakan untuk mendukung pelayanan kemanusiaan bagi warga Kudus,” pungkasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.