Bulan Dana PMI Peroleh 40 Persen Target 1.6 M

oleh
Evaluasi Bulan Dana PMI di Commad Center bebrapa saat lalu (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Upaya mobilisasi sosial melalui pengumpulan dana umat lewat bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kudus dimaksudkan untuk memberikan kesempatan pada masyarakat untuk menyumbang PMI secara Ikhlas atau  sukarela dalam rangka membantu meringankan penderitaan sesama manusia.

Sejak Dibuka 30 April lalu, ketercapaian target Bulan Dana PMI cabang Kudus hingga kini berada di angka 40 persen. Total pemasukan sampai hari ini berkisar di nominal Rp 420 juta dari targetnya, Rp 1,6 miliar.

Ketua PMI Kudus Rina Budhi Aryani melalui sekretarisnya Imam Santosa mengatakan jika pemasukan masih bisa bertambah. Mengingat pemerintah daerah mulai turut membantu menyukseskan dalam mencapai target bulan dana.

“Pemasukan masih bisa naik, waktunya masih cukup,” kata Imam saat memaparkan hasil pemasukan pada rapat koordinasi Bulan Dana PMI DI Command Center, Senin (1/7) siang.

TRENDING :  Inilah Hutan Kota Favorit di Kabupaten Kudus

Jumlah tersebut juga tergolong tinggi dibanding tahun sebelumnya. Imam menjelaskan, ditahun sebelumnya, pihaknya harus memperpanjang masa bulan dana hingga akhir tahun. Dan baru bisa mencapai nominal pemasukan di angka Rp 400 juta.

“Tahun ini termasuk cepat, kami yakin bisa target yang ada bisa tercapai,”ucapnya.

Ketercapaian tersebut juga berkat beberapa instansi yang telah mencapai target yang dibebankan. Sebagian instansi juga telah menyumbang separuh dari target. Yang telah memenuhi diantaranya, Polres Kudus, Jenjang Pendidikan SD dan SMP, serta beberapa instansi lainnya.

Sementara Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kudus, Kapolres Kudus AKBP Saptono meyakini target akan tercapai pada 31 Juli nanti. Mengingat masih ada 30 hari lagi untuk mencapai nominal yang dibebankan. Strategi khusus pun akan diterapkan guna mencapai target.

TRENDING :  PMI Salurkan Bantuan Kursi Roda

Besaran target sebenarnya bukan masalah besar. Jika semua pihak bersinergi, maka pihaknya optimis target bisa dipenuhi dengan baik. Tingkat kesejahteraan masyarakat di Kudus juga dirasa cukup tinggi.

“Ini baru setengah jalan. Kudus saya yakin mampu melampaui target,” ucapnya.

Pergerakan di tiap-tiap kecamatan hingga desa dan dukuh pun diharapkaan. Para Camat dan segenap Muspikanya diharapkan bersinergi untuk menggugah warganya dalam hal ini.

“Kuponnya bervariasi, saya pikir kupon Rp 2 ribu sampai Rp 10 ribu tidak akan memberatkan masyarakat,” ucapnya.

TRENDING :  Dian Kristiandi Ditetapkan Sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI

Sektor pelayanan publik juga diharapkan bisa dikolaborasikan dengan bulan dana. Saptono menegaskan, bulan dana PMI bukanlah sebuah pungutan liar. Tetapi adalah sumbangsih dari masyarakat yang ditujukan untuk masyarakat juga.

“Bulan dana bukanlah pungutan liar, tujuan dan maksud sudah jelas,” ujar Saptono.

Sementara Bupati Kudus HM Tamzil mengaku siap membantu ketercapaian target bulan dana PMI. Koordinasi dengan berbagai lini dan sektor juga akan pihaknya lakukan. Seperti pada pihak swasta mapun unsur-unsur lain yang ada di Kota Kretek.

“Target sebenarnya tidak berat jika ditanggung bersama, nanti kita evaluasi kembali. Satu pekan sebelum penutupannya di 31 Juli 2019 mendatang,” tandas Tamzil. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :