Kudus, isknews.com – Pojok Kreatif (Pokre) yang beralamat di Desa Pedawang RT 4 RW 3 Kecamatan Bae Kabupaten Kudus menjadi wadah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berkembang dan naik kelas.
“Pokre yang menampung UMKM ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk berkembang bersama dan diharapkan bisa naik kelas,” kata Rubiyanti, Ketua Pegiat Usaha Satuan Karya (Pusaka) saat ditemui isknews.com Senin (16/5/2022).
Hal itu, kata Yanti (sapaan akrabnya) bisa terwujud lantaran (sharing ilmu) antar UMKM, Pariwisata dan Media.
“Jadi di komunitas Pusaka, kita kolaborasikan antara UMKM, Pariwisata dan Media. Dimana adanya pariwisata tidak lepas dari adanya cindera mata atau oleh-oleh yang bisa dibawa pulang, oleh sebab itu kami kerjasama dengan beberapa biro pariwisata.
Lalu ada lagi (masih terkait pariwisata), melalui Tour UMKM, dimana dengan kunjungan wisata edukasi ke tempat usaha pelaku UMKM (khususnya anggota Pusaka), kami berupaya untuk mengenalkan produk dengan kemasan paket wisata yang menarik,
Sementara untuk keterkaitannya dengan media sebagai langkah untuk memviralkan atau up produk UMKM atau tempat wisata diunggah di media sosial atau media online supaya bisa dikenal luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Rubiyati melanjutkan jika Pokre yang lahir di awal pandemi covid-19 itu, hingga sekarang sudah dihuni puluhan UMKM pilihan,
“Sudah ada 80-an produk yang bertengger di etalase pokre, diantaranya dari jenis Makanan dan Minuman, Kerajinan (Craft), Eco Print, Rajut dan lainnya,” ujarnya.
Menurut Yanti, Semua produk yang masuk Pokre akan diseleksi, termasuk soal perizinan, “Semuanya kita seleksi ketat, baik dari kualitas produk, Pengemasan (packaging), Desain, Label, hingga perizinan (PIRT dan lainnya), jika produk makanan dan minuman yang dirasa memenuhi kriteria namun belum berijin maka kita akan bantu soal perizinannya tersebut,” terangnya. (AS/YM)






