Polres Kudus Bubarkan Kerumunan Remaja: Senjata Tajam, Motor Hingga Petasan Disita

oleh -769 Dilihat
Foto: Polres Kudus

Kudus, isknews.com – Aparat kepolisian membubarkan kerumunan puluhan remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di belakang kawasan PG Rendeng, Desa Rendeng, Kecamatan Kota Kudus, Minggu (1/3/2026) dini hari. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, sepeda motor, dan petasan.

Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.43 WIB. Petugas dari Polres Kudus dan Polsek Kudus Kota bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kerumunan mencurigakan di area timbangan luar PG Rendeng.

“Awalnya petugas yang berjaga di pos belakang PG Rendeng melihat kurang lebih 50 orang berkumpul sambil membawa senjata tajam jenis parang dan celurit serta menyalakan petasan,” ujar AKP Subkhan.

Ia menambahkan, kelompok remaja tersebut juga memukul-mukulkan senjata ke benda keras hingga menimbulkan suara gaduh dan meresahkan warga sekitar. Petugas jaga PG Rendeng kemudian membunyikan kentongan sebagai tanda peringatan.

Mendengar kentongan dibunyikan, para remaja tersebut langsung melarikan diri ke arah barat dan meninggalkan sejumlah barang di lokasi. Laporan kejadian itu segera diteruskan ke pleton siaga Bhayangkara Polres Kudus yang saat itu tengah bersiaga di sekitar SPBU Rendeng dan Jalan A. Yani Kudus dalam rangka patroli antisipasi balap liar.

Tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Kudus Kota kemudian melakukan penyisiran dan pengecekan tempat kejadian perkara. Hasilnya, petugas menemukan 12 unit sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya, satu bilah celurit sepanjang kurang lebih 60 sentimeter, dua kembang api berdiameter 0,8 inci, serta 15 pasang sandal.

“Seluruh barang bukti sudah kami amankan ke Mapolsek Kudus Kota sekitar pukul 02.10 WIB untuk kepentingan penyelidikan,” jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengidentifikasi pemilik kendaraan dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam rencana tawuran tersebut.

AKP Subkhan menegaskan, kepolisian akan menindak tegas setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari.

“Jangan sampai terlibat kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Jika ada informasi potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kepolisian,” pungkasnya. (AS/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.