Kudus, isknews.com – Memasuki hari yang ke 21 kemarin, kegiatan TMMD Reguler Ke-98 Kodim 0722/Kudus TA. 2017 baik kegiatan fisik dan non fisik sudah mendekati hasil final, bahkan juga beberapa program non skedular yang merupakan gagasan spontanitas hasil evaluasi dilapangan berupa program fisik tambahan juga semakin terus di sasar.
Kemarin Satgas TMMD melaksanakan penanaman pohon penghijauan pada sekitar Punden kramat makam Raden Ayu Nawangsih dan Raden Bagus Rinangku Dukuh Masin, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa kemarin (25/04/17).
Satgas TMMD bersama-sama masyarakat setempat dengan sangat antusias mengerjakan pembuatan ratusan lubang tanah guna untuk menanam pohon penghijuan dengan jenis jati dan mahoni.
Menurut Danki Satgas TMMD Letda Arh Aminuddin, bahwa pelibatan personel Satgas dalam kegiatan penghijauan sebagai sasaran fisik tambahan dalam kegiatan TMMD ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya pemanasan global (global warming) yang sedang melanda seluruh negara di dunia termasuk Indonesia.
Gerakan tanam penghijauan ini merupakan salah satu aksi nyata yang dapat mencegah dampak buruknya kondisi lingkungan, akibat terjadinya tingkat polusi udara yang tinggi.
Pemanasan global juga menyebabkan siklus pergantian musim menjadi sulit diprediksi, yang ditandai dengan musim kemarau panjang dan menyebabkan kekeringan serta curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan bencana banjir.
Manfaat penghijauan lingkungan diantaranya akan memperbaiki kualitas air tanah, mencegah erosi tanah, mengurangi polusi udara dan masih banyak manfaat lainnya.
Sedangkan bagi masyarakat Kandangmas dengan penghijuan menanam jati dan mahoni ini, diharapkan nantinya akan bisa menambah keasrian serta kelestariannya lingkungan Desa.
“Alasan penanaman tanaman penghijauan di areal makam ini, karena untuk mengurangi terjadinya tanah longsor dan menjaga kelestarian alam, ” kata Danramil Dawe.
Dia berharap nantinya satu demi satu secara bertahap kegiatan penghijauan dapat diprogramkan, sehingga tidak hanya makam saja namun juga lingkungan tempat tinggal warga.
Kepala Desa Kandangmas H. Sofwan mengatakan, program penghijauan yang di lakukan oleh Satgas TNI ini sangat baik, sehingga nantinya lingkungan makam akan nampak lebih rindang lagi.
“Penghijauan ini sangat bagus, selain menambah asri juga akan membuat udaranya jadi lebih segar, serta akan sangat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan alam ” bebernya.
Sementara itu, Pasiter Kodim Kudus Kapten Inf Heru Cahyono, gerakan penghijauan ditengah-tengah berlangsungnya TMMD Reguler 98 ini, diharapkan mampu untuk menarik simpati masyarakat sekitar.
“Warga diharap aktif menanam segala jenis tanaman penghijauan, nantinya berfungsi sebagai tempat berteduh saat pohon tersebut tumbuh besar, pandangan yang ada di makam tersebut akan terlihat asri dan hijau,” ujar Pasiter
“Untuk itu, kita harus terus menghimbau kepada warga untuk menjaga tanaman ini hingga tumbuh dan berkembang, dan sebagai langkah awal untuk mencegah ancaman longsor dan mengurangi polusi udara,” tandasnya. (YM)










