Puluhan Ribu Warga Rembang Terancam Jadi Pemilih Bermasalah

oleh -911 kali dibaca

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tahun 2018 diperkirakan sebanyak 48 ribuan warga Rembang rawan menjadi pemilih bermasalah.

Penyebabnya mereka belum melakukan perekaman e-KTP. Padahal untuk bisa didaftar sebagai pemilih, seorang harus sudah rekam e-KTP.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang Minanus Suud menjelaskan belum memiliki E-KTP tidak masalah, yang terpenting sudah melakukan perekaman. Karena menggunakan surat keterangan yang dikeluarkan Dindukcapil sudah bisa, mengingat factor bahan E-KTP yang tidak selalu ada.

“Warga yang belum merekam data e-KTP, belum akan masuk dalam daftar penduduk potensial pemilih Pemilu (DP4). Jika belum juga merekam sampai saat pemungutan suara, terancam kehilangan hak pilih,” katanya.

Terkait hal itu pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Rembang.

“Saat ini menurut pihak Dukcapil, sebanyak 48 ribuan orang yang belum rekam, setiap pekannya sudah berkurang. Dan pihak Dindukcapil juga mengupayakan sampai akhir September ini terus masyarakat melakukan perekaman,” katanya.

Mereka yang belum melakukan perekaman data e-KTP memiliki alasan beragam, mulai dari yang baru berumur 17 tahun hingga yang sudah lanjut usia dan beranggapan tidak perlu punya e-KTP. (Mcs)

KOMENTAR SEDULUR ISK :