Rangkaian HUT 63, Pemuda Pancasila Kudus Ziarah dan Tabur Bunga TMP Setya Pertiwi

oleh -212 Dilihat
Awali rangkaian peringatan HUT Pemuda Pancasila ke 63, anggota PP ziarah dan tabur bunga di TMP Setya Pertiwi Kudus, Jumat 28/10/2022 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Peringati HUT Pemuda Pancasila (PP) ke-63, sekaligus peringati Hari Sumpah Pemuda ke – 94,  Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Kudus menggelar serangkaian kegiatan yang puncak kegiatannya akan digelar di Desa Japan, Dawe, Kudus.

Hari Ulang Tahun (HUT) PP kali ini bertemakan Pembangunan Kepemudaan Menuju Pemuda yang Berkarakter dengan sejumlah agenda kegiatan diantaranya yakni Tabur bunga di makam pahlawan, seminar serta diakhiri dengan pemotongan tumpeng.

Menurut juru bicara PP Kudus Abdillah Hasan, PP yang lahir bersamaan dengan hari sumpah pemuda 28 Oktober 63 tahun yang lalu mengawali serangkaian peringatan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Setya Pertiwi, Kaliputu, Kudus.

Menurutnya, agenda peringatan akan dipusatkan di Desa Japan, Dawe, Kudus, dengan menggelar seminar dan workshop yang akan diikuti oleh para pengurus MPC, Komando Inti Mahatidana Pemuda Pancasila (Koti) dan Unit reaksi cepat (URC).

“Dijadwalkan dalam pembukaan seminar yang akan berlangsung pada hari Sabtu (29/10) hingga Minggu (30/10) akan dibuka oleh Bupati Kudus sekaligus akan menyampaikan materi Dr HM Hartopo, serta ketua DPRD Kudus yang juga anggota Majelis Pertimbangan Organisasi Pemuda Pancasila juga turut memberikan materi,” terang Hasan melalui sambungan telepon.

Praktis seluruh rangkaian acara peringatan HUT PP digelar di Balai Desa Japan dengan puncak peringatan disimbolkan melalui pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur atas karunianya.

Sementara itu pada pelaksanaan ziarah dan tabur bunga semalam diikuti puluhan anggota MPC PP Kudus dibawah pimpinan Ketua Didik Purwanto dengan maksud selain untuk mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur, juga untuk menumbuhkan Nilai Kepahlawanan.

“Sebagai modal sosial untuk kemudian diimplementasikan dan didayagunakan dalam mengatasi berbagai permasalahan, sehingga semangat kepahlawanan seperti cintai tanah air, rela berkorban  pantang menyerah, suka menolong dan sebagainya menjadi sumber motivasi dan modal untuk mengatasi berbagai masalah dan sekaligus memacu guna mewujudkan tujuan dan harapan bersama kami sebagai anggota PP,” ujar Abdillah Hasan, Jumat (28/10/2022).

Ziarah yang dipimpin oleh pendahara MPC Pemuda Pancasila Kudus, M. Takhris, dalam kata sambutannya jelang tabur bunga mengatakan, memperingati Hari Sumpah Pemuda yang Ke – 94, adalah upaya menghadirkan sejarah masa lalu untuk direnungkan dan dipelajari, sebagai kristalisasi pembelajaran kebaikan untuk dijadikan teladan dan inspirasi penggerak langkah menuju visi bangsa yang besar.

“Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 memberikan pelajaran kepada kita bagaimana menyikapi perbedaan sikap primordial, suku, agama, ras dan kultur, serta berbagai kepentingan menjadi kekuatan, bukan sebagai faktor yang melemahkan. Sejarah telah menjelaskan bahwa, pilihan pemuda waktu itu telah menjadi tonggak kuat menuju kemerdekaan,” paparnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.