Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Kudus Tahun Anggaran 2020 Disetujui DPRD

oleh

Kudus, isknews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus menggelar Rapat Paripurna masa persidangan pertama laporan badan anggaran. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan rancangan keputusan DPRD tentang persetujuan atas Ranperda terkait perubahan APBD Kabupaten Kudus tahun anggaran 2020.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan jika perubahan APBD ini memang yang menjadi skala prioritas. Hartopo mengimbau setelah ditetapkan hari ini, dan melewati tahap evaluasi, agar dana yang langsung cair segera dikerjakan agar tepat pada waktunya.

“Jangan sampai mangkrak seperti kemarin yang agenda tahun 2019 itu kan ada yang sampai terlantar. Harapan kita seperti itu,” paparnya.

Lebih lanjut, Hartopo berharap realisasi anggaran dapat berjalan maksimal. Khususnya, anggaran-anggaran yang sifatnya urgent seperti infrastruktur.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo menandatangani Berita Acara Bersama dengan DPRD Kudus Tetang Ranperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Kudus TA 2020 disaksikan seluruh pimpinan DPRD (Foto: YM)

“Harapan kami untuk realisasi ya 100 persen, tapu kalau sudah bisa 90-95 persen itu juga sudah bagus. Soal anggaran-anggaran yang urgent ya salah satunya infrastruktur, termasuk jembatan, semoga dapat terealisasi dan tepat pada waktunya,” tandasnya.

Senada dengan Plt Bupati, Ketua DPRD Kudus Masan berharap agar Ranperda yang sudah dianggarkan untuk bisa dilaksanakan sesuai target. Pasalnya, proses pembahasan saat ini telah usai, dan tinggal menunggu evaluasi dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

“Ranperda sudah selesai proses pembahasan hari ini, tinggal menunggu evaluasi Gubernur. Harapan kami untuk yang sudah dianggarkan agar bisa dilaksanakan agar target waktu yang lain dapat segera terpenuhi,” tegasnya.

Menutup statemennya, Masan mengungkapkan jika terdapat perubahan di beberapa plafon anggaran per-SKPDnya. Khususnya pada Dinas PUPR dan DKK Kudus.

“Ada perubahan dibeberapa SKPD, tidak semua tapi yang pasti ada perubahan. Ada beberapa yang menonjol di PUPR dan DKK,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :