Rembug Tani Sambut Masa Tanam 1 2018

oleh

Kudus, isknews.com – Hari-hari menjelang dibukanya pintu air waduk Kedungombo yang alirannya menuju ke Kecamatan Undaan, para petani anggota kelompok tani (poktan) dikumpulkan oleh Pemkab melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Kudus, di Gedung Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Undaan Kudus, dalam acara Rembug Tani  terkait persiapan Masa Tanam (MT) 1 yang akan segera di mulai paska dibukanya pintu air waduk tersebut, Selasa (12/9/17).

Dalam kesempatan tersebut Catur Sulistiyanto saat membuka acara rembug tani menyampaikan, dirinya berharap kepada para poktan,  apabila ada kendala atau masalah berkait dengan dinamika pertanian menjelang MT 1 bisa langsung didiskusikan dan dicarikan solusinya,” katanya.

TRENDING :  Posluhdes Untuk Memutus Ketergantungan

Catur hadir dalam acara Rembug Desa yang digelarnya didampingi oleh Soenarto,  Mantri Tani kecamatan Undaan, Abdul Ronji, Koordinator PPL Kudus dan Arin Nikmah, Plt Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan.

Para petani di Undaan dalam memulai MT 1 2018 masih menunggu kepastian pengaliran air dari Waduk Kedungombo Grobogan.

Sementara itu, Muhtarom, Kepala UPT Pengairan Wilayah II, memberikan informasi terkait pembukaan pintu air ke arah Kecamatan Undaan pada pertengahan September ini , pihaknya memastikan bila pembukaan pintu air menuju ke Kudus dari Waduk Kedungombo dipastikan akan dilakukan tanggal 15 September 2018 mendatang.

TRENDING :  Peringati Hari Bumi, Pola Pertanian Organik Bantu Lestarikan Bumi Yang Sedang Sakit

“ Perlu diketahui, ketinggian air di Kedungombo sekarang turun 2 cm karena musim kemarau. Sehingga diperkirakan air pertama yang dibuka baru sampai di Kudus selama dua hari. Biasanya kan satu setengah hari karena jalur panjangnya saluran mencapai 20 kilometer.  Kalau untuk Wilalung dan Prawoto 1 Oktober ,” ucap Muhtarom.

Menanggapi hal ini, Abu Bakar, poktan Desa Ngemplak, berharap bila aliran ke sawah di desanya benar-benar sesuai jadwal. Sebab berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya selalu molor satu bulan.

“ Kami berharap tahun ini molornya paling lama satu minggu lah. Jangan sekarang bilang pintu dibuka tanggal 15 September, tapi airnya sampai di Desa ngemplak tanggal 15 Oktober ,” selorohnya.

TRENDING :  Kudus Genjot Kopi Muria Menuju Dunia

Mendengar harapan dari para poktan yang hadir di aula BPP Undaan, Catur Sulistiyanto menegaskan akan mengajak para poktan untuk menyaksikan langsung pembukaan pintu air pada tanggal 15 September atau Jumat mendatang.

“ Nanti kita berangkat bersama-sama datang ke lokasi dan melihat, bahwa pintu air dibuka sesuai dengan jadwal. Para poktan dan PPL bisa berangkat bersama dari BPP Undaan ,” tandasnya yang didukung para poktan.  (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :