Rendeng Bersolek Jelang Srikandi Merdeka Cup, Truk dan PKL di area jalan Mayor Kusmanto Mulai Ditata

oleh -517 Dilihat
Suasana jalan Mayor Kusmanto kawasan yang akan menjadi akses utama menuju Stadion Super Soccer Arena pada perhelatan Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 yang akan digelar mulai 14 Agustus, segera ditata dan dibenahi (Foto: YM)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Rendeng mulai bersolek menjelang pelaksanaan Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026. Tak hanya persiapan venue pertandingan, penataan kawasan juga dilakukan, mulai dari pengaturan truk dan kendaraan besar di Jalan Mayor Kusmanto hingga puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sekitar Lapangan Rendeng.

Pengaturan lalu lintas dilakukan karena ruas Jalan Mayor Kusmanto menjadi salah satu akses utama menuju lokasi event. Truk dan kendaraan besar dilarang melintas mulai dari Perempatan Pentol Rendeng, depan Supersoccer Arena dan Lapangan Rendeng, hingga Pertigaan Desa Pedawang selama pelaksanaan kegiatan.

Kasatlantas Polres Kudus AKP Aulia Dwi Maha Putri mengatakan, pengaturan tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan, ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat selama event berlangsung.

Truk dan kendaraan besar yang hendak melintas di ruas tersebut diarahkan menggunakan jalur alternatif. Pengendara juga diminta memperhatikan rambu-rambu serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Sementara itu, penataan kawasan juga menyentuh aktivitas PKL di sekitar Lapangan Rendeng. Kepala Desa Rendeng, M Yusuf, mengatakan pihaknya turut melakukan penataan karena kawasan tersebut akan menjadi salah satu wajah Kudus dalam event yang berskala internasional.

“Tak hanya kendaraan truk, PKL juga kami tata. Desa Rendeng ini akan menjadi wajah nasional bahkan dunia pada event berskala internasional tersebut,” kata M Yusuf.

Sebanyak 44 PKL yang selama ini biasa mangkal dan berjualan di area sekitar Lapangan Rendeng telah ditata. Penataan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan keberlangsungan aktivitas ekonomi para pedagang.

Sekitar 20 pedagang yang biasa berjualan pada pagi hari masih diperbolehkan menjalankan aktivitas dagangnya. Mereka diarahkan untuk berjualan di sisi utara lapangan, tepatnya di sekitar kawasan Puskesmas Rendeng.

Sementara sekitar 25 PKL yang tergabung dalam paguyuban mendapatkan fasilitas stand secara gratis dari Djarum Foundation. Para pedagang ditempatkan di area yang telah disiapkan di arena Lapangan Rendeng selama pelaksanaan event.

Penempatan stand dilakukan melalui nomor undian, sehingga setiap pedagang mendapatkan lokasi yang telah ditentukan. Masing-masing stand juga diberikan papan nama pedagang, sehingga identitas dan lokasi jualan lebih mudah dikenali pengunjung.

M Yusuf mengatakan, mekanisme tersebut dilakukan agar penataan berlangsung adil dan seluruh pedagang mendapatkan tempat secara teratur. Penataan juga diharapkan membuat aktivitas jual beli tidak mengganggu area utama pertandingan.

“Pedagang tetap bisa berjualan. Yang pagi diarahkan ke sebelah utara atau sekitar Puskesmas Rendeng, sedangkan yang tergabung paguyuban mendapat stand gratis dari Djarum Foundation di arena Lapangan Rendeng,” ujarnya.

Bahkan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam sebuah wawancara dengan media sempat mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar selama event berlangsung.

Para pedagang diminta tidak memanfaatkan momentum ramainya pengunjung dengan melakukan praktik mremo atau menaikkan harga secara berlebihan. Pesan tersebut disampaikan agar keberadaan event internasional tetap memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Menurut M Yusuf, keberadaan event juga menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Banyaknya pengunjung yang datang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil di sekitar kawasan.

Karena itu, para PKL diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan kewajaran harga selama event berlangsung.

Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Turnamen sepak bola putri U-16 level internasional tersebut mempertemukan tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

Event yang diselenggarakan Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PSSI tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Turnamen ini juga menjadi bagian dari proses pemantauan pemain untuk pembentukan Tim Nasional Putri Indonesia U-17 yang akan berlaga pada Kualifikasi AFC U-17 2027.

Dengan keterlibatan tujuh negara, Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi momentum bagi Kudus, khususnya Desa Rendeng, untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah event olahraga berskala internasional.

M Yusuf berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat membuat kawasan Rendeng tampil lebih tertib dan representatif, tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ini kesempatan bagi Rendeng untuk dikenal lebih luas. Karena itu, kami ingin semuanya tertata, mulai dari kendaraan, PKL, sampai lingkungan sekitar,” katanya.

Penataan truk dan kendaraan besar, pengaturan PKL, hingga penempatan stand secara terorganisasi menjadi bagian dari upaya menjadikan kawasan Rendeng lebih siap menyambut peserta dan pengunjung dari berbagai daerah maupun mancanegara. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.