Rina Tamzil Di Kukuhkan Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Kudus

oleh -206 Dilihat

Kudus, isknews.com – Bunda PAUD adalah bagian dari upaya penting untuk menggerakkan segenap komponen dan sumber daya yang ada di suatu wilayah dalam mewujudkan ketersediaan layanan PAUD yang berkualitas di mana dia berada. Bunda PAUD juga hadir untuk memastikan bahwa kebijakan-kebijakan yang dibuat turut menyertakan dukungan untuk pembangunan pendidikan anak usia dini.

Rina Tamzil bunda PAUD Kudus bersama anak-anak usai di kukuhkan Bupati bersama 9 Bunda PAUD Kecamatan (Foto: YM)

Hal tersebut disampaikan H. M. Tamzil saat mengukuhkan Bunda PAUD dan Festival Gebyar PAUD Kudus yang berlangsung di Gor Bung Karno. Sebagai Bunda PAUD Kudus adalah Rina Budhy Ariani yang tak lain adalah istri bupati Kudus.

“Pesan untuk Bunda PAUD yang baru dikukuhkan dan guru PAUD, diharap lebih memperhatikan asupan nutrisi anak usia dini. Kalau bisa, minimal anak diberikan asupan protein dari telur ayam rebus,” terangnya, Senin (25/02/2019).

Pemenuhan gizi anak usia dini harus diperhatikan dengan baik dan cermat. Pada masa tersebut diyakini pekembangan otak anak lebih cepat, sehingga harus diimbangi dengan gizi yang cukup. Bagi bupati Kudus, H.M. Tamzil persoalan tersebut tak bisa dibilang remeh dan harus diperhatikan seluruh Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-kabupaten Kudus.

Tak hanya Bunda PAUD Kudus semata, Bunda PAUD kecamatan pun turut dikukuhkan. Para Bunda PAUS kecamatan adalah istri para camat dan camat. Bupati pun turut memberikan arahan kepada Bunda PAUD kecamatan agar selalu bersedia meluangkan waktu untuk memperhatikan anak PAUD yang berada di kawasannya. “Barangkali ada hal yang masih kurang diperhatikan untuk anak PAUD di Kudus, tolong luangkan waktu untuk mengecek. Sehingga, nantinya anak- anak Kudus jadi anak yang sehat dan bahagia,” tuturnya.

Menurut bupati, anak usia dini memerlukan pendampingan, kasih sayang dan perhatian khusus. Para wali murid PAUD mungkin tidak bisa mendampingi anaknya dari pagi hingga siang. Sehingga, orang tua harus memasukkan anaknya di PAUD. Inilah mengapa keberadaan PAUD sangat penting yaitu sebagai perpanjangan tangan dari orang tua untuk mendidik anak usia bawah lima tahun. “Pentingnya PAUD ini dibuktikan di pemerintah pusat ada Dirjen PAUD, dan tingkat Kabupaten ada Kepala Bidang yang menangani PAUD di Disdikpora. Tentu pemerintah ingin hadir dan memperhatikan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, bupati menegaskan bahwa pemkab Kudus mendukung penuh kemajuan pendidikan PAUD di Kudus. Program yang sudah berjalan salah satunya adalah TKGS (Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta) sebesar satu juta rupiah per bulan. Selain itu, akan ada penyelenggaraan kursus manajemen mengajar selama dua hari bagi guru swasta yang akan dilaksanakan di PBG (Pusat Belajar Guru).

Kedepan, pemkab Kudus meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kudus agar mengusulkan ke pemerintah pusat mengenai renovasi dan pembangunan PAUD di Kudus. “Pemerintah pusat melalui Dirjen sudah memiliki dana untuk pembangunan PAUD, tinggal kami pemkab Kudus yang harus proaktif,” ujar bupati. Pihaknya juga mengimbau para guru PAUD yang memerlukan bantuan dana untuk renovasi dan pembangunan PAUD, bisa mengajukan ke pemkab Kudus.

M Zubaidi , Plt. Kepala Seksi PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kudus. (Foto: YM)

Sementara itu, Plt. Kepala Seksi PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kudus. M Zubaidi yang di temui usai acara pengukuhan menyampaikan, Bunda Paud di tingkat Daerah dipimpin oleh kepala daerahnya masing-masing sesuai strata kepemimpinannya, bila di Kabupaten maka bunda Paud dipimpin oleh istri bupati, di kecamatan oleh istri camat begitu pula di desa oleh istri kepala desa.

“Harapannya, PAUD agar bias lebih berkembang lagi, kualitas pendidikan anak –anak akan lebih mantab dengan pengayoman yang di berikan oleh isteri-isteri para pemangku jabatan di wilayah masing-masing tersebut, karena akan lebih terayomi,” tandas dia.

Total jumlah Bunda PAUD di Kudus adalah sebanyak 132 di Desa, 9 bunda PAUD di tingkat Kecamatan dan 1 di tingkat Kabupaten. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.