Pelaku Perampokan Rumah Ibu Guru di Karangmalang Diringkus Polisi

oleh -341 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sat Reskim Polres Kudus melalui Unit Reskrim Polsek Gebog berhasil menangkap SR (41) warga Kecamatan Gebog yang berdomisili satu kampung dan hanya berbeda RW dengan korban diduga sebagai pelaku perampokan di rumah seorang guru SMPN 2 Gebog Purwaningsih (54) Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kudus.

“Kami berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan di Desa Karangmalang yang terjadi pada Rabu 7 Oktober 2020. Dan penangkapan pelaku SR sendiri adalah hasil dari penyelidikan petugas dan pada hari Kamis, 19 November 2020 sekitar pukul 10.00 WIB akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh petugas di Desa Karangmalang,” ujar Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Jumat (20/11).

Dari penggeledahan di rumah pelaku SR, petugas berhasil mengamankan Barang Bukti berupa 1 (Satu) buah jaket, 1 (Satu) pasang sarung tangan, 1 (Satu) buah celana jeans, 1 (Satu) slayer, 1 (Satu) kaos, 1 (Satu) buah gunting dan lakban serta perhiasan dan kotak perhiasan.

“Beberapa perhiasan ada yang sudah di digadaikan dan sebagian lagi dijual ditoko mas wilayah Kudus,” imbuh Kapolres.

AKBP Aditya menjelaskan, sebelumnya pelaku beraksi pada tangga 7 Oktober 2020 pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB dengan memanjat pagar bagian belakang rumah korban Purwaningsih, pada saat itu diketahui korban tinggal dirumah sendirian. Kemudian membekap mulut korban dari belakang serta mengancam akan membunuh dengan menodongkan gunting kearah pinggang korban.

“Pada saat itu SR memerintahkan korban untuk tengkurap diatas sajadah kemudian jilbab milik korban diikatkan untuk menutup mulutnya korban . Sedangkan kaki dan tangan di ikat dengan lakban serta tali rafia, sembari mengancam akan membunuh jika berteriak,” paparnya.

Kemudian, pelaku memerintahkan korban untuk menunjukkan dimana menyimpan perhiasan , karena korban ketakutan maka korban menunjukkan almari tempat menyimpan perhiasan selanjutnya tersangka mengambil perhiasan tersebut beserta kotaknya dan membawa lari melalui jalan yang sama ,

“Pelaku berhasil menggasak harta korban dengan total nilai Rp 30 Juta,” ungkapnya.

Untuk kejahatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

“Ini menjadi bukti bahwa Polres Kudus konsisten dan tidak main-main dalam perkara semacam ini,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.