Satu Lagi, RSUD Loekmono Hadi Kudus Kini Siap Layani Pemasangan Ring Jantung

oleh -567 Dilihat


Kudus, isknews.com – Setelah sebuah rumah sakit swasta tertua di Kudus mengumumkan siap menyediakan pelayanan katerisasi dan pemasangan stent jantung.  Kini satu lagi rumah Sakit Tipe B1 yang ada di kota kretek ini menyatakan siap melakukan pemasangan ring bagi para penderita penyakit jantung di Kudus dan sekitarnya.

Terletak di Gedung Poli Jantung atau Unit Pelayanan Penyakit Jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus, kini semakin representatif dan terus berupaya meningkatkan performa layanan terhadap pasiennya.

Direktur RSUD Loekmono Hadi di ruang Cathlab saat menunjukkan peralatan laboratorium untuk layanan kateterisasi dan pemasangan stent (ring) jantung. (Foto: YM)

Bangunan empat lantai itu kini memiliki 44 kamar, terdiri dari 14 kamar kelas satu (28 tempat tidur) di ruang Edelweis II, 15 kamar Edelweis III, lima di antaranya khusus pasien dengan tingkat kegawatdaruratan tinggi, dan 14 kamar VVIP di lantai atas ruang Edelweis IV.

Sedang lantai dasar digunakan untuk praktek poli jantung dan farmasi, serta sejumlah ruang peralatan seperti Echocardiography atau USG jantung, Elektrokardiogram (EKG), serta treadmill untuk diagnosis jantung dan tensimeter.

Selain itu ruang Cathlab, peralatan laboratorium untuk mendiagnosis penyakit jantung dan pembuluh darah, guna mempermudah layanan kateterisasi dan pemasangan stent (ring) jantung.

Direktur RSUD Loekmono Hadi, dokter Aziz Achyar mengatakan, dengan peralatan komplit dan canggih yang dimiliki, pihaknya siap membuka layanan baru untuk kateterisasi dan pemasangan ring jantung. Saat ini tinggal menunggu keluarnya izin pengoperasian peralatan Cathlab dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

Pengadaan alat kesehatan (alkes) moderen dan kelengkapannya itu, bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2019 sebesar Rp 10,968 miliar. Pembeliannya melalui penyedia jasa PT Aneka Medika Indonesia.

“Sekitar satu bulan lagi izin pengoperasian Cathlab dari Bapeten keluar, setelah itu segera kita lakukan peresmian operasional layanan kateterisasi dan pemasangan ring jantung dengan menggunakan alat itu,” ungkapnya.

Selama ini pemasangan ring jantung baru dapat dilakukan di sejumlah rumah sakit di kota- kota besar, seperti Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta.

Menurutnya, penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia yang disebabkan oleh stroke dan serangan jantung.

Gedung UPPJ RSUD Loekmono Hadi dibangun tahun 2016 dan mulai beroperasi pada Februari 2017. Poli jantung disiapkan menjadi rumah sakit satelit atau jejaring primer RSU Dokter Kariadi Semarang, sekaligus sebagai rujukan pelayanan penyakit jantung terbesar di wilayah pantura timur atau eks Karesidenan Pati.

Dalam gedung itu dilengkapi alkes canggih lainnya, yaitu Echocardiography untuk mendukung persiapan kateterisasi dan pemasangan ring jantung. Pemeriksaan dengan alat itu dapat memberikan gambaran jantung sedang berdenyut dan merekam gambar dengan sempurna.

Terdapat pula alat EKG untuk mendiagnosis masalah- masalah jantung, seperti pembesaran jantung, cacat jantung, aritmia (irama jantung abnormal), serta kerusakan dan gangguan sistem konduksi jantung.

Poli tersebut kini memiliki dua dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah, yaitu dr Agus Probo Suyono SpJP (K) FIHA dan dr Johan Gunadi SpJP FIHA. Satu dokter lainnya ahli penyakit dalam dengan sub spesialis jantung, yakni dr Partono SpPD KKV. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.