Sedekah Bumi Sirahan Diramaikan Kostum Dari Sampah

oleh

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Lestarikan kearifan lokal, sebanyak 2.000 warga Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Pati helat sedekah bumi, Senin (31/07/2017) sore. Uniknya, dalam arak-arakan sejauh kurang lebih satu meter itu, para peserta banyak yang memanfaatkan limbah plastik maupun kertas sebagai pernak-perniknya.

“Sedekah bumi ini merupakan local wisdom yang harus selalu dilestarikan. Selain itu, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang sudah diberikan dan mensejahterakan warga,” ungkap Kepala Desa Sirahan, Sutiyono.

Sedikitnya, delapan gunungan atau jembul diarak warga dengan diangkut mobil pick up keliling desa. Diantaranya gunungan tumpeng nasi kuning lengkap lauk pauk, buah-buahan khas desa itu, Pati dan jagung, serta aneka hasil bumi lainnya, yang nantinya diperebutkan warga dipenghujung acara.

TRENDING :  RAMAI BEREDAR DITEMUKAN MAYAT DI TERAS WARGA JUWANA

“Kalau di desa kami namanya bukan gunungan, tapi jembul ya isinya tumpeng aneka hasil bumi desa kami. Karena medannya naik turun, serta bobot jembul yang terlalu besar maka kami angkut dengan kendaraan,” ungkapnya.

TRENDING :  Residivis Empat Kali, Gengkong Kembali Diamankan

Selain membawakan aneka atraksi, dan pertunjukan khas daerah dalam arak-arakannya. Yang cukup unik, banyak peserta yang menggunakan pernak pernik dari barang bekas dalam giat tersebut, baik dijadikan kostum maupun aksesoris lainnya.

“Meski jauh dari Kabupaten, kami ingin menunjukkan bahwa desa kami, desa pendidikan, juga sebagai desa yang ramah lingkungan. Maka dari itu, saya meminta warga untuk memanfaatkan barang bekas, seperti kertas koran, sampah plastik dan sebagainya. Ini merupakan bentuk sedekah bumi yang nyata,” beber kades ujung Utara Bumi Mina Tani itu.

TRENDING :  Dishub Larang Ojek Online Mengaspal di Pati

Diketahui, kirab tersebut merupakan puncak acara sedekah bumi Desa Sirahan, yang digelar selama empat hari. Sebelumnya, pada Jumat dihelat acara Langenbeksan selepas Sholat Jumat. Sabtu dan Minggu, aneka lomba dan pentas seni, sedang malamnya dihelat pengajian. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Comments are closed.