Sekda Kudus Apresiasi LPBI NU Deteksi Dini Banjir

oleh -1,474 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) mengadakan workshop penyusunan sistem peringatan dini banjir tingkat kabupaten kudus beberapa waktu lalu, Selasa, (22/8/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  diantarnya BPBD kudus, Dinas Kominfo,  Dinas Sosial,  Dinas Kesehatan,  Dinas Kesbangpol, PSDA dan juga dari PMI, ORARI,  RAPI, pramdan 2 desa yang menjadi pailot projek Desa Sambung dan Desa Karangrowo.

Gufron selaku ketua LPBI NU Kudus kepada isknews.com mengatakan, “kegiatan ini untuk membangun sinergitas antara pemerintah,  masyarakat dan dunia usaha dalam penyusunan sistem peringatan dini”.

Kegiatan yang di buka oleh Noor Yasin selaku Sekertaris Daerah kabupaten Kudus itu memberikan apresiasi kepada LPBI NU yang menginisiasi kegiatan deteksi dini bencana banjir dengan kemasan workshop penyusunan sistem peringatan dini banjir tingkat kabupaten.

Letak Geografis kudus, lanjut Noor Yasin, yang sering terkena bencana banjir saat musim penghujan, menjadi perhatian kita untuk deteksi dini banjir. Apalagi saat ini gencar-gencarnya pembangunan insfrastruktur jalan di berbagai wilayah, menjadikan beberapa titik menjadi banjir seperti kejadian banjir tahun 2014. Maka dari itu dengan adanya kegiatan deteksi dini, kita bisa mengurangi resiko bencana banjir.

“Seperti yang pemerintah saat ini lakukan relokasi warga desa menawan rawan longsor tepatnya dukuh kambangan menuju ke tempat yang aman, ini sudah proses tinggal menyelesaikan kelengkapan administrasi,” katanya

Harapan kami kegiatan deteksi dini kita libatkan untuk mengajak masyarakat merawat lingkungan agar tidak terkena bencana, baik longsor,  banjir dan kebakaran. harapnya
Kegitan yang diadakan di aula jenang Mubarrok kudus mendatangkan BMKG jawa tengah dan BPBD jawa tengah untuk pemaparan kondisi yang dialami di jawa tengah, khususnya kondisi potensi bencana di kabupaten kudus.

Sementara itu, Khoirul anam ketua panitia penyelenggara mengatakan, “rencana tindak lanjut kegiatan penyusunan sistem Peringatan Dini tingkat kabupaten melakukan kesepakatan bersama di berbagai pihak dalam mewujudkan informasi sistem peringatan dini bencana,” pungkasnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.