STAIN Kudus Wisuda 67 Magister dan 484 Sarjana

oleh -1,192 kali dibaca
Jpeg
Jpeg
Nampak wisudawan saat mendapat ucapan selamat dari ketua dan wakil ketua STAIN Kudus, serta dari Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin

Kudus, Isknews.com – STAIN Kudus kembali menggelar Rapat senat terbuka dan wisuda Sarjana Strata Satu (S1) ke XXI serta Program Pasca Sarjana S2 ke III Tahun 2016 di GOR STAIN, Sabtu (29/10/2016). Sebanyak 551 wisudawan, terdiri dari 484 wisudawan S1 dan 67 wisudawan dari pascasarjana S2.

Wisudawan S1 terdiri dari 7 jurusan, diantaranya Tarbiyah program studi PAI sebanyak 206 orang, program studi PBA sebanyak 45 orang, Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam program studi AS (Ahwal Syahsyiah) sebanyak 29 orang, Program studi ES (ekonomi syariah) sebanyak 100 orang, program studi MBS (menejemen bisnis syariah) sebanyak 47 orang, Jurusan ushuluddin program studi Ilmu Wata’an dan Tafsir sebanyak 19 orang, dan yang terakhir jurusan dakwah dan komunikasi studi BKI (Bimbingan Konseling Islam) sebanyak 38 orang. Sedangkan program pascasarjana strata 2 jurusan berjumlah 67 Wisudawan, dengan program studi MPI (Magister Pendidikan Islam) sebanyak 56 orang dan program studi Ekonomi Syariah sebanyak 11 orang.

Wisuda kali ini sangat spesial dan istimewa, karena dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin, yang sekaligus meresmikan kelas internasional dan LIPI CORNER.

Ketua STAIN Kudus Fathul Mufid dalam sambutannya dihadapan para wisudawan mengatakan, Perguruan Tinggi Islam sebagai event membangun peradaban publik melalui proses pembangun nilai-nilai berbasis religius, spiritualitas dan norma sosial.

Alhamdulillah, berkat usaha keras dan dukungan masyarakat, STAIN Kudus semakin mendapat kepercayaan penuh dari pemerintah pusat Jakarta, Jateng, Pemda Kudus, dan yang tidak kalah penting adalah kepercayaan dari masyarakat jawa tengah, karena Hal ini misalnya dapat dilihat dari animo masyarakat untuk menguliahkan di STAIN Kudus.

Bagaimanapun juga, lanjut Mufid “Perguruan tinggi sebagai salah satu sekolah yang ikut berkontribusi untuk meminimalisir prilaku kenakalan remaja, selain pesantren dan sekolah berbasis islam lainnya. Sehingga diharapkan, dapat menelorkan sarjana yang konsisten terhadap ajaran islam,” tegasnya. Pihaknya berpesan untuk wisudawan yang baru lulus untuk tetap menjaga silaturrahim kepada civitas akademika STAIN Kudus.

Jpeg

Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin, Dalam orasi ilmiah nya mengambil tema “Peran Lulusan Perguruan Tinggi Islam Dalam Menegakkan Islam nusantara”.

“Mahasiswa mempunyai andil yang besar di dalam memajukan bangsa. Hal ini telah dibuktikan dalam sejarah perjalanan bangsa dimana mahasiswa selalu tampil di depan dalam berbagai momentum perubahan perjalanan bangsa.

Lukman berpesan kepada mahasiswa untuk tetap berpegang teguh pada agama dalam hal ini Ahlussunnah waljama’ah, dimanapun berada, apapun profesi yang kalian geluti nantinya.

Lebih lanjut pihaknya, sebagai bentuk rasa syukur, Kementerian Agama RI, akan selalu berkomiten untuk mendukung STAIN Kudus untuk alih status menjadi IAIN, pada 2017 mendatang, yang saat ini masih di proses di kementrian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Men PAN-RB)

“Sehingga para sarjana inilah nanti yang kita harapkan, harus memiliki nilai tanggung jawab sosial dan dapat mengabdi di tengah masyarakat, dengan mengamalkan ilmu yang telah ia dapati selama ini,” pungkasnya (AS)

KOMENTAR SEDULUR ISK :