Sudah Dekati 100 Persen, Kantor Pos Kudus Salurkan BLT Minyak Goreng dan BST

oleh -121 Dilihat
Sejunlah Keluarga Penerima Mandaat (KPM) saat mengambil Bantuan pembelian minyak goreng dari pemerintah di Kantor Pos Kudusn Senin 26/04/2022 (Foto: istimewa/Nisa)

Kudus, isknews.com – Kantor Pos Kudus mencatat sebanyak 50.681 keluarga penerima manfaat (KPM) sudah menerima bantuan langsung tunai (BLT) subsidi minyak goreng. KPM yang menerima bantuan tersebut merupakan warga yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial.

BLT minyak goreng adalah bantuan langsung tunai dari pemerintah untuk masyarakat yang berhak agar meringankan pembelian minyak goreng yang harganya sedang tinggi. Besaran BLT minyak goreng, yakni Rp100 ribu per bulannya yang akan cair langsung tiga bulan sekaligus.

“Penyaluran BLT minyak goreng itu sudah tersalurkan hampir 100 persen, yakni sekitar 97,70 persen dari total sasaran sebanyak 51.847 KPM,” kata Kepala Kantor Pos Kudus Nola Wahyuni melalui Satgas Penyaluran Bansos Sembako Ryzanto Adi Kurniawan.

Setiap KPM akan menerima BLT Minyak Goreng senilai Rp 300 ribu untuk bulan April, Mei, dan Juni. Serta mendapatkan Bantuan Sembako Tunai (BST) senilai Rp 200 ribu untuk bulan Mei.

” Jadi setiap KPM menerima bansos senilai Rp 500 ribu,” ucapnya.

Penyaluran bantuan sosial (Bansos) itu sendiri sudah mulai dilakukan sejak tanggal 14 April 2022. Dijadwalkan, penyaluran bansos akan selesai pada tanggal 28 April 2022 nanti.

“Jadi kami menyalurkan bansos ke desa-desa sesuai jadwal yang sudah ditentukan mulai tanggal 14 – 21 April 2022,” ucapnya.

Kemudian, pada tanggal 22 sampai 28 April 2022 pihaknya akan mulai menyalurkan bansos di Kantor Pos Kudus. Penyaluran di Kantor Pos sendiri diperuntukan bagi warga yang belum bisa mengambil bantuan saat jadwal penyaluran di desa.

“Jadi warga yang belum bisa mengambil saat jadwal di desa itu bisa mengambil langsung ke Kantor Pos Kudus,” sebutnya.

Selain itu, Kantor Pos Kudus juga menyalurkan bansos melalui pengantaran ke rumah penerima. Pengantaran ini dilakukan untuk menfasilitasi KPM yang mengalami sakit, lumpuh atau sudah tua, sehingga tidak bisa mengambil bansos ke tempat layanan Kantor Pos.

“Target kami sebelum Hari Raya Idulfitri sudah tersalurkan semua bansosnya. Karena kan harapannya bansos itu bisa digunakan membantu masyarakat menjelang lebaran,” terangnya.

Ia menambahkan, pengambilan bansos ini diharapkan dilakukan langsung oleh penerima. Jika terpaksa diwakilkan, harus melalui keluarga yang berada dalam satu Kartu Keluarga (KK)

“Karena harapan kami bansos ini bisa tersalurkan secara tepat sasaran,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.