Sukun Grup Targetkan Vaksinasi 13.800 Orang di Tiga Kategori

oleh -1.406 kali dibaca
Satgas Penanganan Covid-19 Deka Hendratmanto dan Kepala Klinik Pratama Sukun Grup (KPSG) Sunarya Gana (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pada kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehtan Budi Gunadi Sadikin serta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau giat vaksinasi di Kudus. Kegiatan vaksinasi di PT Sukuntex Kudus menjadi salah satu tujuan utama kunjungan para pejabat tinggi tersebut. Sukun Grup menjadi salah satu perusahaan di Kabupaten Kudus yang turut menyelenggarakan vaksinasi bagi sasaran target lansia, pelayanan publik, maupun masyarakat umum.

Vaksinnya sendiri berjenis sinovac dan langsung didrop dari Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus pada klinik kesehatan milik grup perusahaan mereka, yakni Klinik Pratama Sukun Grup (KPSG).

Kepala Klinik Pratama Sukun Grup (KPSG) Sunarya Gana usai peninjauan vaksinasi oleh Kapolri dan Panglima TNI mengatakan, pihaknya saat itu cukup kesulitan mengumpulkan sekitar 1.500 lansia yang mau divaksin, kami sampai harus merogoh kocek untuk membujuk mereka, sebagai pancingan dan akhirnya mereka bersedia untuk di vaksin.

“Per lansia, kita beri ongkos transport untuk datang vaksin senilai Rp 50 ribu. Sementara untuk yang mengumpulkan, diberi biaya jasa sebesar Rp 10 ribu. Itu saja tidak mudah, harus dipaksa dahulu, hingga akhirnya, banyak dari lansia yang telah divaksin merasakan jika badannya tidak bermasalah usai divaksin, sehingga vaksinasi kemudian berjalan ke pelayanan public dan saat ini ke masyarakat umum,” kata Sunarya, Kamis (17/06/2021).

Untuk hari ini sendiri, lanjut dia, target vaksinasi bagi masyarakat umum yang dilakukan KPSG berada di angka 1.300 orang. Namun jika melihat animo masyarakat, hal tersebut sangat bisa tercapai.

“Asal masyarakat mau aktif dan mau mendukung serta tidak termakan berita hoax saya yakin bisa tercapai target-target vaksinasi itu, ini masyarakat antusias sekali. Jika ditotal, sasaran target vaksinasi di tiga kategori tersebut berada di angka sekitar 13.800 orang. Prosesnya pun telah berjalan sejak bulan April lalu. Di mana saat itu, target awalnya adalah kaum lansia.” ujar dia.

Sunarya menambahkan, selain gencar dalam pelaksanaan vaksinasi, Sukun Grup juga gencar dalam pelaksanaan tracing dan testing. Pasca libur lebaran lalu, Sukun Grup melaksanakan rapid antigen bagi semua karyawan dan buruhnya.

“Dari 6.000 orang yang kami lakukan swab, ada sebanyak 43 orang positif dan kemudian dilakukan isolasi mandiri terpusat. Kami beri bantuan sembako, uang saku, dan obat, itu adalah salah satu bentuk kepeduian dan komitmen kami untuk melawan pandemi ini,” jelasnya.

Sementara Satgas Penanganan Covid-19 Deka Hendratmanto menambahkan, Sukun Grup telah menyeseuaikan lingkungan kerjanya dengan kondisi maupun kebijakan pemerintah terkait Covid-19 di Kudus.

Mulai dari pembatasan jam kerja yang semula 12 jam menjadi enam jam saja, pengurangan kerumunan dengan sistem sif, hingga standar operasional prosedur lainnya yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan.
Sebagian besar karyawan maupun buruh di Sukun Grup, lanjut Deka, juga telah melakukan vaksinasi Covid-19. Hanya memang ada beberapa yang belum lolos skrining vaksinasi.

“Namun sebagian besar telah melaksanakan vaksinasi, kami juga terus berupaya menyelaraskan kebijakan kantor dengan kebijakan pemerintah daerah demi mendukung pemutusan rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Kudus ini,” jelas Anton.

Turut pula hadir dalam kunjungan vaksinasi di lingkungan Sukun Grup, yakni Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (YM/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.