Supaya Dikenal, Pedagang Pasar ini Ingin Ada Papan Nama di Pinggir Jalan

oleh
Supaya Dikenal, Pedagang Pasar ini Ingin Ada Papan Nama di Pinggir Jalan
Foto: Terlihat lapak dari salah satu pedagang di pasar barang bekas di Jati Wetan Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM — Pedagang pasar barang bekas yang masih satu kompleks dengan pasar burung di jalan Kudus – Purwodadi Jati wetan menginginkan adanya tulisan nama pasar yang besar, baik spanduk, baliho atau papan nama. Selain itu, nama pasar Babe (Barang Bekas, Red) juga ingin diganti menjadi pasar barito Baru.

Hal itu dikatakan Aryo Baskoro, Ketua Paguyuban pasar babe (Barito Baru) saat ditemui awak media, Kamis (19/7/2018) siang.

Menurutnya, adanya papan nama atau tulisan di depan pasar membuat masyarakat yang sedang melintas bisa mengetahui jika di dalam pasar tersebut tidak hanya pasar burung yang sudah menempati lebih dulu, akan tetapi pasar barang bekas juga ada didalamnya.

TRENDING :  Dipilih Layaknya Pemilu, Potro Baskara Ketua Baru Paguyuban Pasar Babe

Selain itu, nama pasar Babe juga ingin diganti menjadi pasar Barito Baru, supaya masyarakat juga gampang mengingat, pasalnya, nama Barito sudah lama dikenal lebih dulu. “Jadi cukup Pasar Barito Baru, bukan Pasar babe yang singkatan dari barang bekas,” ujar

TRENDING :  KH M Sya’roni Ahmadi Meletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nururrohman

Ditambahkan, masyarakat taunya jika Barito ya menjual barang bekas. Meskipun yang dijual disini yang kondisi barangnya baru juga banyak, “Tak melulu barang bekas semua,” tandasnya.

Karena masih satu komplek dengan pasar burung, lanjutnya, Ia mempunyai ide nama pasar, yakni “Pasar Burung dan Barito Baru”.

TRENDING :  Semangat Siswa Sambut Hari Pertama Masuk Sekolah

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti saat ditemui di ruang kerjanya menanggapi hal tersebut. Ia memperbolehkan dan mempersilahkan adanya permintaan para pedagang yang inginkan banner tulisan besar di depan pasar, “Apalagi dilakukan secara swadaya bersama-sama,” tuturnya. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :