Tak Ada yang Gagal, Mahasiswa TLM UMKU Lulus 100 Persen di UKOM Nasional

oleh -437 Dilihat
Tak Ada yang Gagal, Mahasiswa TLM UMKU Lulus 100 Persen di UKOM Nasional yang berhasil melewati UKOM nasional. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Program studi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kudus mencatat capaian membanggakan.

Seluruh mahasiswa tingkat akhir yang mengikuti Uji Kompetensi (UKOM) nasional periode 1 tahun 2026 dinyatakan lulus dan kompeten seratus persen.

Sebanyak 16 mahasiswa D4 TLM UMKU dari jalur reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) berhasil melewati UKOM nasional yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026.

Ujian berlangsung menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dengan pengawasan ketat dari tim pengawas panitia pusat yang ditugaskan koligium.

Kaprodi D4 TLM UMKU, Yunita Rusidah mengaku bersyukur atas hasil yang diraih seluruh mahasiswanya. Menurutnya, capaian itu merupakan buah dari kerja keras mahasiswa serta dukungan penuh para dosen selama proses persiapan.

“Alhamdulillah semua mahasiswa D4 TLM UMKU yang mengikuti UKOM periode 1 tahun 2026 ini dinyatakan kompeten seratus persen,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, sebelum mengikuti UKOM para mahasiswa aktif mengikuti pembelajaran tambahan dan latihan soal.

Bahkan sebagian mahasiswa juga mengikuti les sebagai persiapan menghadapi ujian nasional tersebut.
Selain itu, tim dosen turut memberikan pendampingan intensif dengan menyediakan berbagai contoh soal UKOM serta melakukan bedah soal di kelas.

Mahasiswa juga rutin mengikuti tryout tingkat regional hingga nasional agar lebih terbiasa menghadapi model soal ujian sebenarnya.

“Mahasiswa UMKU juga mengikuti tryout tingkat regional maupun nasional. Dengan banyak latihan, mahasiswa jadi mengetahui bagaimana contoh soal-soal UKOM, sehingga mereka lebih siap sebelum mengikuti ujian sebenarnya,” jelasnya.

Yunita menegaskan, kelulusan UKOM menjadi syarat wajib bagi mahasiswa TLM sebelum dapat mengikuti wisuda.

Meski mahasiswa telah menyelesaikan skripsi dan memiliki IPK tinggi, mereka tetap belum bisa diwisuda apabila belum lulus UKOM.

“Lulus UKOM ini menjadi syarat wajib bagi mahasiswa TLM. Meskipun sudah rampung skripsinya, IPK bagus tapi belum lulus UKOM, mahasiswa belum bisa diwisuda,” imbuhnya.

Menurutnya, sertifikat kompetensi hasil kelulusan UKOM juga menjadi dokumen penting saat lulusan ingin melamar pekerjaan di fasilitas kesehatan. Selain nilai akademik, hasil UKOM turut menjadi pertimbangan dunia kerja dalam merekrut tenaga Teknologi Laboratorium Medis.

“Selain IPK, UKOM juga menjadi pertimbangan ketika lulusan TLM ingin mendaftar kerja,” tegasnya.

Ke depan, pihaknya berharap capaian kelulusan seratus persen dapat terus dipertahankan pada pelaksanaan UKOM periode berikutnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.