Target Fisik TMMD Sengkuyung II 2019 Betonisasi Jalan Sepanjang 547 M di Lau Dawe Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2019 dibuka pagi tadi dilapangan sepak bola Desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Kegiatan bertema ” Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat ” di hadiri oleh Bupati Kudus HM Tamzil yang juga bertindak selaku Inspektur Upacara, Kamis (11/07/2019).

Hadir dala kesempatan tersebut, Dandim 0722 Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Kapolres AKBP Sartono, Wakil Bupati H.M. Hartopo, Ketua DPRD Yusuf Roni, Forkopimda, para asisten setda, jajaran OPD, Camat, Muspika Dawe, Tokoh Agama, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan.

Bupati Kudus HM Tamzil memukul kentongan penanda TMMD Sengkuyung II tahun 2019 di Desa Lau Dawe Kudus di buka (Foto: YM)

Dalam kata sambutannya, bupati membacakan sambutan pidato Gubernur Jawa Tengah yang diantaranya, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah suatu progam terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah juga meningkat selain sasaran pokok yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,TMMD juga bertujuan sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI – Rakyat.

TRENDING :  RS Mardi Rahayu Resmikan Ruang Baru Hemodialisis Di Peringatan Hari Ginjal Sedunia

“Dengan mengangkat tema ‘Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat’ Progam TMMD ini harus kita sukseskan bersama.progam TMMD dapat terlaksana dengan baik apabila adanya gotong royong dan kerja sama yang saling mendukung dari semua unsur yang terlibat baik TNI,POLRI,Pemda maupun Masyarakat,” katanya.

Keharmonisan dan kebersamaan atau pun kemanunggalan TNI dengan Rakyat telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengatasi berbagai PR bangsa seperti kemiskinan,pengangguran,pembangunan SDM,dan lain lain.

“Pemprov Jateng punya progam 1 OPD 1 Desa dampingan/binaan,harapannya dengan progam ini mampu mengakselerasi upaya  desa.ke depan saya minta Pemkab kiranya dapat menduplikasi progam ini,” ujarnya.

Titik berat progam TMMD adalah Desa miskin,terisolir dan terpencil serta daerah kumuh perkotaan.TMMD sangat di butuhkan dalam mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia khususnya jateng ini.ada pembangunan fisik seperti pembangunan jembatan, membuat jalan,irigasi juga pembangunan non fisik yang meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan,penyuluhan hukum,bantuan administrasi kependudukan,bela negara, penyuluhan pertanian,penyuluhan KB-KES,penyuluhan perbankan, pemutaran film perjuangan,penyuluhan Narkoba,serta kegiatan kegiatan lainnya.

TRENDING :  Penilaian Lomba TMMK KB KES Tingkat Provinsi Jawa Tengah Ta.2017 Di Kabupaten Kudus

“Kita ingin seluruh desa Jateng semakin maju dan mandiri,kita ingin kehidupan masyarakat jateng semakin sejahtera,jalan dan jembatan semakin memadai sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang dari dan ke desa semakin lancar,kemudian sarana dan prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat juga makin baik,” tuturny.a

Pada akhirnya melalui TMMD ini mari kita optimalkan berbagai progam kegiatan lintas sektoral untuk Jateng yang semakin baik dan sejahtera,kita ingin di desa desa di Jateng makin maju,mandiri dan masyarakat pun semakin makmur dan sejahtera,inilah cita cita yang harus kita wujudkan bersama.

TRENDING :  Ingin Hadiri Perayaan HUT Kudus Ke-467 Tahun? Berikut Lokasi Parkirnya

“Demikian yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan yang berbahagia ini. Mari kita Ianjutkan karya bhakti dan pengabdian kepada Ibu Pertiwi.Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di negeri ini. Dari Desa untuk Indonesia,” tandasnya.

Acara pembukaan ditandai dengan melaksanakan pemukulan kentongan sebagai tanda dibukanya pelaksanaan TMMD dengan didampingi Muspida dan unsur terkait.

Sementara itu Dandim Kudus, Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo menyampaikan, sasaran fisik TMMD sengkuyung II Tahun 2019 yang di kerjakan antara lain, betonisasi jalan sepanjang  547 M Lebar 3 M tebal 15 CM.

“Sedangkan sasaran non fisik meliputi, penyuluhan KB Kes, penyuluhan Radikalisme dan Terorisme, penyuluhan wasbang Bela Negara, penyuluhan narkoba, penyuluhan Kamtibmas, pembinaan Mental dan Keagamaan,” terangnya.

Seperti diketahui,  Kegiatan TMMD merupakan program TNI dan terselenggara atas kerjasama antar sesama instansi terkait dengan tujuan untuk mebantu masyarakat guna percepatan ekonomi masyarakat yang lebih sejahtera.

“Kegiatan TMMD ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari masyarakat khususnya masyarakat Desa Lau Dengan adanya jalan penghubung yang baru sehingga dapat mempermudah operasional warga masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” pungkas dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :