Kudus, isknews.com – Sebuah rumah tua beratap pencu milik Kuswarin (40), warga RT 02 RW 10 Dukuh Mijen, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, tiba-tiba runtuh pada Selasa malam (29/7/2025) sekitar pukul 21.40 WIB. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya keluar rumah.
“Awalnya saya pergi keluar, terus tiba-tiba rumah runtuh. Saya dengar suara gemuruh besar dari arah rumah. Saya langsung lari pulang, dan ternyata rumah sayalah yang sedang runtuh,” kata Kuswarin, pemilik rumah, di lokasi kejadian.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kuswarin mengaku tidak melihat tanda-tanda rumah akan ambruk sebelumnya. Namun, rumah peninggalan orang tuanya itu memang sudah tua dan belum pernah direnovasi.
“Penyangganya itu loh, yang bawah dari bata dan kayu, sudah keropos dimakan usia. Usia rumah ini kira-kira lebih dari 60 tahun,” jelasnya.
Kepala Desa Bulungcangkring, Sulakim, yang datang meninjau lokasi menyatakan pihaknya langsung mendata dan mengupayakan bantuan bagi korban.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi secara material, rumah rusak berat dan satu sepeda motor dan sebuah televisi ikut tertimpa.” ujarnya.
Ia menambahkan, desa sudah mulai menyiapkan berkas administrasi seperti KTP, KK, dan sertifikat tanah untuk mengajukan bantuan bedah rumah dari pemerintah kabupaten.
“Kami juga berharap ada perhatian dari dinas terkait dan Pak Bupati. Untuk sementara, Pak Kuswarin akan tinggal di rumah saudaranya. Warga sekitar juga sudah kami ajak bergotong royong untuk bantu semampunya,” imbuhnya.
Sulakim menegaskan, kebutuhan mendesak seperti bahan bangunan dan bantuan operasional akan segera diupayakan. Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat telah mulai mengumpulkan bantuan genteng dan material bekas yang masih bisa digunakan.
“Kami bergerak cepat. Ini bentuk kepedulian kami pada warga yang sedang tertimpa musibah. Semoga proses bantuan dari pemerintah bisa berjalan lancar,” tutupnya. (YM/YM)










