Tingkatkan Pemberdayaan Warga Rejosari Kudus melalui Pelatihan Budidaya Hidroponik Melon

oleh -933 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan kegiatan pelatihan budidaya hidroponik melon kepada masyarakat Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, belum lama ini.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Rejosari terkait bagaimana cara untuk membudidayakan hidroponik melon.

Sehingga diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat Desa Rejosari.

Dosen pembimbing, Jayanti Putri Purwaningrum, M.Pd. menyampaikan, PPK Ormawa sendiri diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek-RI). PPK Ormawa memberikan kesempatan kepada mahasiswa sebagai agen perubahan yang diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat secara langsung.

“Setelah mendapatkan kesempatan meraih pendanaan dan terjun langsung di masyarakat selama 2 tahun terakhir, tahun ini HIMATIKA UMK berhasil mendapatkan kesempatan kembali untuk menerima pendanaan dan melakukan program pengabdian di Desa Rejosari Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus dengan judul kegiatan ‘Smart Taman Melon sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Rejosari Kabupaten Kudus’,” Jelas Putri.

Sementara itu, program PPK Ormawa yang dilakukan di Desa Rejosari mendapatkan respon dan dukungan yang sangat baik dari Kepala Desa, perangkat desa, maupun masyarakat Desa Rejosari.

“Tentu kami sangat mendukung dan senang atas hadirnya adik-adik mahasiswa melalui program PPK Ormawa ini. Harapannya melalui kegiatan-kegiatan yang akan dijalankan kedepannya dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman baru terkait budidaya melon hidroponik, sehingga dapat memberdayakan desa baik dari segi perekonomian maupun pertanian,” ucap Kepala Desa Rejosari, Aris Widiarto.

Dengan begitu, sambungnya, melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan kegiatan lainnya diharapkan dapat mewujudkan Desa Rejosari yang lebih maju.

“Dan tentunya dengan dukungan dari perangkat desa, masyarakat Desa Rejosari, dan beberapa pihak mitra yang akan dilibatkan selama program ini berlangsung mulai bulan Juni sampai dengan bulan Oktober nanti,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :