Kudus, isknews,com – Dalam upaya mendukung program percepatan vaksinasi bagi lansia di Kabupaten Kudus, Rumah Sakit Mardi Rahayu (RSMR) Kudus menggelar vaksinasi untuk kalangan lanjut usia (lansia) dengan batas usia minimal 60 tahun. Tak tanggung-tanggung demi menarik minat lansia di Kudus agar mau divaksin, rumah sakit swasta Kabupaten Kudus itu memberikan bonus dan door prize.
Ada bonus pemeriksaan gula darah yang juga ada voucher 10 orang untuk pemeriksaan rekam jantung, 2 voucher untuk pemeriksaan vitamin D dan 1 voucher untuk pemeriksaan fungsi jantung secara menyeluruh dengan nilai voucher senilai Rp 3 Juta. Untuk menarik para lansia mau mengikuti vaksinasi dosis pertama di RSMR.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur RSMR Kudus dr. Pujiyanto dalam sambutan pelaksanaan vaksinasi lansia di rumah sakitnya yang dikirimkan kepada media ini.
“Mudah-mudahan ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan vaksinasi lansia di Kabupaten Kudus,” ujarnya, Sabtu (16/10/2021).
Seperti diketahui bersama kata dia, bahwa pelaksanaan vaksinasi untuk lansia di wilayah Kabupaten Kudus masih belum mencapai target yang diharapkan dari total sasaran sekitar 71.000 atau baru tercapai sebanyak 31 persen berdasar data hingga pertengahan bulan Oktober yang lalu.

Menurutnya, hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama pihaknya untuk menyelenggarakan vaksinasi dosis 1 sinovac bagi warga berKTP Kudus dengan usia diatas 60 tahun.
“Pelaksanaan Sabtu dan Minggu 16-17 Oktober 2021 jam 11,00-1130 di RS Mardi Rahayu bekerjasama dengan Polres Kudus dengan menggunakan vaksin sinovac, kami berharap semua warga Kudus bisa membantu para lansia baik dari orangtua, paman atau tetangga dekatnya mari diantar ke rumah sakit mardi Rahayu untuk mendapatkan vaksinansi” katanya.
Pihaknya membuat program khusus untuk para lansia sebanyak 100 orang pada hari pertama dan 100 orang lagi pada hari kedua.
Sementara ditempat yang sama, juru Bicara Satgas Covid RSMR Yuliana Wara menjelaskan bahwa sayangnya, di hari pertama ini hanya ada sekitar 40 lansia yang datang ikuti vaksinasi. Ini jauh dari harapan rumah sakit bisa memvaksin 100 orang lansia sesuai target.
“Kami berharap, besok hari Minggu, yang anak-anak bapak ibu yang bukan lansia, mau mengantarkan kakek neneknya, pakde atau budhenya untuk vaksin di sini. Besok kita masih ada jatah sekitar 160 dosis,” ungkapnya.
Meski pendaftaran dilakukan dengan sistem online, RSMR juga melayani pendaftaran offline atau langsung. Pendaftar terkhusus lansia, dipersilakan datang ke rumah sakit langsung menunjukkan KTP asli Kudus akan langsung dilayani. Begitupun bagi lansia yang KTP-nya bukan asli Kudus tapi berdomisili Kudus bisa juga ikut mendaftar.
“Kalau bukan KTP Kudus, yang penting ada keterangan domisili Kudus,” ucapnya.
Dengan kegiatan vaksinasi ini, Wara berharap, bisa membantu Kudus meningkatkan cakupan vaksinasi lansia. Minimal mencapai 50 persen seperti pencapaian kabupaten tetangga atau bahkan bisa lebih. Sebab, lansia adalah kelompok dengan resiko tinggi terpapar virus covid-19. Terlebih mereka yang memiliki penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, atau riwayat terpapar stroke.
“Selepas ini vaksinasi lansia bisa sangat bisa dilakukan lagi. Menyesuaikan ketersediaan vaksin. Kalau vaksinasinya tersedia, Mardi Rahayu siap melaksanakan vaksinasi lansia di RSMR,” ungkapnya.
Terpisah, demi meningkatkan capaian vaksinasi lansia di Kudus, Bupati Kudus HM Hartopo berharap segera kembali mendapatkan dropping vaksin dari provinsi. Terlebih untuk disuntikkan bagi lansia di Kudus. Pihaknya pun mengapresiasi kegiatan vaksinasi lansia yang dilakukan RS Mardi Rahayu Kudus.
“Hari ini ada vaksinasi lansia di RS Mardi Rahayu. Mudah-mudahan yang datang banyak. Cucu, anak, bisa memotivasi agar kakek neneknya atau bapak ibunya agar mau untuk divaksin,” terangnya. (YM/YM)











