CSR Donatur Terbanyak, Kembali RS Mardi Rahayu Kudus Raih Penghargaan BPJS Kesehatan

oleh -1,219 kali dibaca

Kudus, isknews.com – – BPJS Kesehatan Cabang Kudus dalam rangka mewujudkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berkesinambungan, sehingga dibutuhkan peran serta dari berbagai stakeholder lintas sektor, salah satunya adalah badan usaha untuk mencapai UHC (Universal Health Coverage) Kabupaten Kudus agar memenuhi 100%.

BPJS Kesehatan Cabang Kudus mengundang lima puluh Badan Usaha termasuk Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Kudus dan mengapresiasi Badan Usaha dan Fasilitas Kesehatan dengan kriteria Tercepat Membayar Iuran, Kepesertaan Terbanyak, Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN Tertinggi, serta Pemberian Donasi Terbesar melalui CSR.

Salah satunya adalah Rumah Sakit Mardi Rahayu sebagai Fasilitas Kesehatan yang meraih penghargaan sebagai Fasilitas Kesehatan dengan CSR donatur terbanyak, kembali mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan dalam kegiatan Gathering Badan Usaha bertema ‘Gotong Royong untuk Kesehatan Bangsa’ yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Kudus di Hotel Griptha, Juma (07/06/2024).

Direktur Utama Rumah Sakit Mardi Rahayu, melalui dr. Yuliana Wara, selaku Direktur Sumber Daya dan Umum RS Mardi Rahayu menyatakan bahwa Program CSR (Corporate Social Responsibility) merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan dari RS Mardi Rahayu terhadap Kabupaten Kudus yang dituangkan dalam bentuk donasi kepesertaan BPJS Kesehatan terhadap 182 peserta dalam Program Inovasi Pendanaan Masyarakat Peduli JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sejak tahun 2020.

RS Mardi Rahayu mendukung penuh pencapaian UHC (Universal Health Coverage) Kabupaten Kudus untuk memenuhi 100%. Program ini diutamakan bagi masyarakat Kudus yang tidak mampu namun belum terdata sebagai PBI (Penerima Bantuan Iur) dari pemerintah, sesuai dengan kemampuan Rumah Sakit. ‘Kami juga mendorong badan usaha serta perusahaan-perusahaan lainnya untuk ikut mengambil peran dan mengikuti jejak RSMR’, ungkapnya.

Yuliana Wara juga menghimbau masyarakat yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan agar aktif mendaftarkan diri menjadi peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), karena JKN adalah program yang bagus untuk menjamin kesehatan warga negara Indonesia dalam pengobatan penyakit. ‘Tidak perlu khawatir, manfaatkan BPJS Kesehatan Anda dalam pelayanan kesehatan.’ tungkas nya.

Fasilitas pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, termasuk RS Mardi Rahayu, telah berkomitmen penuh untuk melayani para peserta JKN dengan mudah, cepat, dan setara.

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus Heni Riswanti ditempat yang sama mengatakan, kepatuhan Badan Usaha dalam mendaftarkan pemilik serta seluruh pekerjanya dalam Program JKN serta kepatuhan menjalankan kewajiban untuk membayarkan iuran kepada BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam kesinambungan program ini. BPJS Kesehatan mengapresiasi hal tersebut demi terwujudnya UHC dengan target capaian 100%.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih karena di Kabupaten Kudus sudah mencapai UHC sejak tahun 2022 dengan target UHC 95%. Saat ini capaian kepesertaan sudah mencapai 98,7% dan sudah memenuhi standar minimal RPJM tentu dengan dukungan semua segmen, salah satunya segmen PPU melalui Badan Usaha. Dengan dukungan ini harapannya tercapai target 100%”, ungkap Heni Riswanti.

BPJS Kesehatan Cabang Kudus memberikan penghargaan atas kontribusi dalam upaya pencapaian UHC ini, kepada Badan Usaha dan Fasilitas Kesehatan yaitu PT Sukun Wartono Indonesia sebagai Badan Usaha Tercepat Membayar Iuran, PT Djarum sebagai Badan Usaha dengan Kepesertaan Terbesar, PT Hartono Istana Teknologi sebagai Badan Usaha dengan Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN Tertinggi.

Serta untuk Fasilitas Kesehatan yang menerima apresiasi yaitu Rumah Sakit ‘Aisyiyah sebagai Fasilitas Kesehatan Tercepat Membayar Iuran, Rumah Sakit Islam Sunan Kudus sebagai Fasilitas Kesehatan dengan Kepesertaan Terbesar dan Rumah Sakit Mardi Rahayu yang meraih penghargaan CSR.

Heni menjelaskan pemberian penghargaan ini dimaksud sebagai pemicu semangat bagi Badan Usaha dan Fasilitas Kesehatan untuk meningkatkan kepatuhannya dalam mengikutsertakan seluruh pekerjanya dalam Program JKN serta kepatuhan dalam membayar iuran. Ia juga mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat kemitraan antara BPJS Kesehatan Cabang Kudus dengan badan usaha.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu kepatuhan bagi Badan Usaha lainnya untuk terus meningkatkan kepatuhan mendaftarkan kepesertaan pekerja dalam Program JKN dan membayar iuran secara tepat waktu. Bagi kami ini adalah hal yang luar biasa karena sebagai badan usaha besar yang pengelolaannya tidak mudah tetapi bisa mencapai tingkat kepatuhan yang sangat baik” tambah Heni. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.