Kudus, isknews.com – Perhelatan olahraga basket Piala Bupati Kudus 2025 secara resmi dimulai Selasa, 9 September 2025, dan akan berlangsung hingga Kamis, 18 September 2025. Seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan Makodim 0722/Kudus.
Turnamen ini diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kudus dan diikuti 32 tim dari tingkat SMP, SMA, hingga instansi.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini berjalan lancar dan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga.
“Semoga berjalan dengan baik lancar, jaga sportivitas. Siapa yang juara kita hormati, yang kalah juga kita hormati. Kudus aman, tenteram, dan terima kasih kepada Kodim 0722 yang telah menjaga keamanan. Anak-anak muda kita salurkan lewat olahraga, yaitu basket,” ujarnya Kamis (11/9/2025).
Sam’ani menambahkan, ajang ini juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda untuk berprestasi lebih tinggi.
“Yang juara nanti kita dorong bisa masuk ke Porprov. Dukungan Perbasi tentu sejalan dengan pembinaan olahraga di bawah KONI. Melihat antusiasnya sangat luar biasa, tinggal bagaimana kita jaga bersama,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Komandan Kodim 0722 Kudus, Letkol Inf Hermawan Setya Budi, menilai kegiatan olahraga seperti ini penting untuk membentuk karakter generasi muda.
“Acara ini harapannya agar menyalurkan anak-anak muda kita ke kegiatan positif. Mereka berlatih disiplin, mengendalikan diri, dan bersosialisasi dengan rekan-rekannya. Dengan begitu, menjaga Kudus tetap aman bisa dilakukan lewat kompetisi olahraga,” tutur Hermawan.
Sementara itu, Ketua Pengkab Perbasi Kudus Agus Santoso menyebutkan turnamen ini menjadi momentum kebangkitan basket di Kudus setelah pandemi.
“Ini baru mulai lagi setelah Covid-19. Harapannya akan muncul bibit-bibit baru di samping pemain yang sudah lama kita pantau. Puncaknya nanti di bulan November ada Kudus Basketball League,” ujarnya.
Kompetisi tahun ini terbagi dalam beberapa kategori dan pool. Untuk tingkat SMP putri terdapat dua pool, yakni Pool A yang dihuni SMP Masehi Kudus, SMP Keluarga Kudus B, dan SMP Negeri 1 Jati, serta Pool B yang berisi SMP Negeri 1 Kudus, SMP Keluarga Kudus A, dan MTS Negeri 1 Kudus.
Sementara itu, di kategori SMP putra terdapat Pool C yang diikuti SMP Negeri 1 Kudus, MTS Negeri 1 Kudus, dan SMP Keluarga Kudus A, serta Pool D yang diisi SMP Negeri 2 Jekulo, SMP Negeri 1 Jati, SMP Keluarga Kudus B, dan SMP Masehi Kudus.
Untuk tingkat SMA putri, terdapat lima tim yang akan berlaga, yakni SMA Kanisius Kudus, SMA Negeri 1 Bae, SMA Masehi Kudus, SMA Negeri 1 Kudus, dan SMA Negeri 1 Jekulo. Adapun SMA putra dibagi menjadi tiga pool.
Pool R dihuni SMA Masehi Kudus, SMA Negeri 1 Bae, dan SMA Negeri 2 Kudus. Pool S ditempati SMA Negeri 2 Bae, SMA Kanisius Kudus A, dan SMK Wisudha Karya Kudus. Sementara itu, Pool T berisi SMA Negeri 1 Gebog, SMA Kanisius Kudus B, dan SMK Raden Umar Said.
Selain kategori pelajar, sebanyak lima instansi juga ikut ambil bagian, yaitu Politron, Pura, Jarum, Madirayu, dan Mandiri.
Pertandingan digelar setiap hari dan turut diramaikan dengan dukungan meriah para suporter sejak babak awal hingga final pada 18 September 2025.
“Semua atlet peserta kompetisi kita cover ke BPJS, jadi dari biaya pendaftaran Itu yang kita bayarkan untuk ke BPJS Tenaga Kerja. Mudah-mudahan dari ajang ini lahir generasi basket Kudus yang bisa berbicara di level nasional,” pungkas Agus. (YM/YM)











