Transformasi OJK: Pembukaan Program PCS7 dengan Fokus Kualitas dan Kesetaraan Gender

oleh -49 Dilihat

Ekonomi, isknews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat organisasi untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan hal ini dalam Pembukaan Program Pendidikan Calon Staf (PCS) Angkatan 7 di Jakarta pada hari Senin. Menurut Mahendra, dalam proses rekrutmen, OJK mengutamakan kualitas dari calon peserta yang mendaftar, bukan sekadar kuantitas.

Pada Maret 2024, OJK membuka rekrutmen untuk PCS7 yang diikuti lebih dari 52.000 peserta, namun hanya 261 peserta yang memenuhi kriteria dan lolos untuk mengikuti program. Sejak 2013, program PCS OJK telah diikuti oleh 2.014 peserta. Sejak tahun 2022, OJK telah melaksanakan transformasi organisasi yang masif, termasuk penyesuaian struktur organisasi, pola kerja, dan pemenuhan infrastruktur kerja, mengingat bahwa 76,8 persen pegawai OJK adalah generasi milenial dan zilenial.

Mahendra juga menyoroti upaya OJK untuk menyeimbangkan kepemimpinan perempuan dalam organisasi, dengan target setidaknya 30 persen pemimpin OJK adalah perempuan pada tahun 2027. Tahun ini, jumlah pemimpin perempuan mencapai 19 persen, meningkat dari 15 persen tahun lalu, sejalan dengan peningkatan persentase peserta perempuan di PCS7 yang mencapai lebih dari 58 persen.

Program PCS7 akan berlangsung selama sembilan bulan menggunakan tiga metode pembelajaran: pendidikan klasikal (educational learning), pelaksanaan On The Job Training (OJT) (exposure learning), dan orientasi kerja di Satuan Kerja spesifik (experiential learning). Tujuannya adalah untuk menghasilkan peserta yang terampil, berperilaku baik, memiliki integritas, fleksibel, dan tangguh.

OJK berkomitmen terus mengembangkan kualitas pegawainya untuk menghadapi tantangan industri keuangan di masa depan, sebagaimana diamanatkan dalam UU P2SK. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :