UMK Akan Gelar Wisuda Drive Thru Bagi 604 Calon Sarjana

oleh

Kudus, isknews.com – Universitas Muria Kudus (UMK) dalam waktu dekat ini akan menggelar wisuda dengan sistem drive thru untuk pertama kalinya. Hal tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Rektor UMK Suparnyo dalam konferensi pers dengan awak media. Menurutnya secara umum proses wisuda hanya dilakukan penyerahan ijazah, dan wisudawan tetap memakai jubah serta toga yang biasa digunakan untuk wisuda.

Rektor UMK Suparnyo mengatakan, pelaksanaan wisuda dilakukan dalam beberapa sesi setiap hari Sabtu dan Minggu mulai 18 Juli hingga 26 Juli 2020.

“Akan ada sekitar 604 wisudawan yang mengikuti wisuda drive thru kali ini. Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya, Kamis (09/07/2020).

TRENDING :  MAN 2 Kudus Goes To USA

Untuk teknisnya para wisudawan harus dalam kondisi sehat tidak ada gejala sakit seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan ataupun gangguan pernapasan.

Selain itu ada beberapa check point seperti, penyemprotan disinfektan pada kendaraan, dan pengukuran suhu tubuh.

“Wisudawan dan pendamping juga diwajibkan memakai masker, cuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer sebelum datang, tidak bersalaman dan juga harus menjaga jarak,” terangnya.

Para wisudawan tidak harus menggunakan mobil untuk mengikuti wisuda sistem baru ini, karena mereka bisa menggunakan mobil, motor, bahkan sepeda.

Rektor UMK Suparnyo dan Wakil Rektor 1 Murtono dalam konferensi pers dengan awak media (Foto: YM)

”Untuk kendaraannya bisa memakai mobil, motor ataupun sepeda,” jelasnya.

Kemudian untuk penyerahan ijazah, hanya para wisudawan yang diperbolehkan untuk turun dari kendaraan untuk melakukan pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah. “Jadi hanya beberapa orang yang berkepentingan yang terlibat agar tidak berkerumun,” paparnya.

TRENDING :  Konfercab PC Fatayat NU IX, Miftahurrohmah Pimpin Fatayat NU Kudus 2017-2022

Sementara Wakil Rektor 1 UMK Murtono menambahkan, setiap satu sesi wisuda nanti ada sekitar 150 kendaraan bisa memasuki area UMK dengan rute yang sudah ditentutan.

“Kami sudah melakukan simulasi sebelumnya. Jadi tidak akan mengganggu jalan nanti,” terangnya.

Sementara para wisudawan nanti masuk dari pintu sebelah timur mengikuti rute yang sudah ditentukan, dan saat keluar kendaraan tidak diperbolehkan ke arah timur. “Jadi saat keluar langsung diarahkan ke arah barat,” tandasnya.

Dijelaskannya selain pelaksanaan Wisuda Universitas Muria Kudus (UMK) masih menerima pendaftaran mahasiswa baru dengan menekankan protokol kesehatan. Petugasnya juga dibuatkan sistem piket secara bergantian.

TRENDING :  Hari Ulang Tahun BANAT KE 75

“Sudah kami perketat lagi protokol kesehatan baik saat PMB ataupun ketika proses sterilisai sudah selesai. Setelah itu nanti akan seperti kemarin, civitas akademika dan mahasiswa bimbingan skripsi dan tesis sudah bisa masuk ,” tandasnya, Kamis (09/07/2020).

Sementara untuk pelayanan penerimaan mahasiswa baru, melalui Lembaga Informasi dan Komunikasi (Linfokom), Biro Administrasi Umum (BAU) dan Biro Akademik dan Kemahasiswaa (BAAK) masih tetap masuk, petugas dibuat piket. Pelayanan tentunya menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Setelah proses sterilisasi selesai, maka kampus akan beroperasi kembali sesuai dengan panduan new normal. Sehingga semua akan berjalan baik, termasuk bagi mahasiswa yang akan mengurusi ujian skripsi atau tesisnya.

”Jadi, selama WFH ini, penyemprotan disinfektan ke seluruh kampus akan dimaksimalkan,” imbuhnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :