Kudus, isknews.com – Hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Kudus, telah berlangsung dengan lancar. Kendati begitu, agaknya para siswa kelas 12 belum bisa bernafas lega. Pasalnya serangkaian ujian lainnya telah menanti.
Plt Kepala SMKN 1 Kudus, Harto Sundoyo mengatakan usai pelaksanaan UNBK, siswanya akan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) selama 8 hari. Setelah itu siswa akan dihadapkan pada Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
“Pelaksanaannya memang beruntun tanpa jeda. Dari UNBK dari hari Senin – Kamis (25-28 maret 2019), lalu disusul USBN dari hari Jumat (29/3) – Selasa (9/4). Dan mereka akan mengikuti UKK pada hari Rabu – Senin (10-15 April 2019),” jelasnya.

Dengan persiapan yang matang beberapa bulan sebelumnya, Harto sapaan akrabnya, yakin jika siwa-siswinya dapat melalui semua tahapan ujian ini dengan baik. Diungkapkannya, peserta UNBK di sekolahnya tahun ini mencapai 520 siswa yang terbagi kedalam 6 kompetensi keahlian. Yani Akutansi, Pemasaran, Tata Boga, Tata Busana, Perkantoran dan Perbankan Syariah.
Dalam UNBK kemarin ada 4 mapel yang diujikan, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan mapel sesuai kompetansi keahlian. Sedangkan dalam USBN nantinya siswa menghadapai 16 mapel.
Berbeda dengan UNBK, nantinya pelaksanaan USBN akan dilakukan dengan Paper Basic Test (PBT), dengan soal yang telah berstandar nasional. Untuk pelaksanaan UKK, Harto mengaku pihaknya telah menggandeng LSP3 untuk penilaian kompetensi keahlian dari siswanya.
“Untuk UKK nantinya akan dilakukan secara berkelompok. Karena jumlah tenaga penilainya terbatas. Sehingga pelaksanaanya membutuhkan waktu paling tidak 4 hari,” jelas dia.
Mengingat, kini UNBK tidak menjadi patokan kelulusan siswa. Akan tetapi Harto senantiasa menghimbau siswanya untuk bersungguh-sungguh dalam mengerjakan UNBK. Begitupun dengan USBN dan UKK. Suntikan semangat senantiasa ia berikan kepada para siswanya.
“Pesan saya hanya jaga kesehatan. Saat-saat seperti ini tidak perlu belajar hingga larut malam. Belajar dan istirahatlah yang cukup, lalu perbanyak makan sayur suapaya tetap bugar dalam menghadapi ujian,” pesannya. (YM/YM)










