Usai Konsumsi Urap, 54 Santriwati Alami Gejala Keracunan

oleh

Kudus, isknews.com – Sebanyak 54 santriwati Pondok Pesantren Nahdlatul Qur’an menunjukkan gejala keracunan usai menyantap urap yang disediakan oleh pondok pada Selasa (15/10/2019) sore.

Suasana saat para santriwati dibawa ke ruang IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus (Foto: ist)

Dugaan sementara, keracunan disebabkan karena makanan yang dikonsumsi para santriwati saat jam makan siang, sekitar pukul 13.30 WIB. Berawal dari tiga santriwati yang mengeluh demam, mual, perut nyeri dan diare. 

Hingga pukul 22.00 WIB bertambah menjadi 40 santri mengeluhkan sakit yang sama. Hingga berita ini diturunkan, aparat terkait masih melangsungkan penyelidikan keracunan yang pada 40 santriwati di pesantren yang berlokasi di Jalan KH Arwani Amin itu. 

TRENDING :  Kapal Nelayan Juwana Dilaporkan Terguling di Perairan Selat Makasar

Mereka mengalami mual muntah, diare hingga demam yang cukup hebat. Puluhan santriwati itu kemudian dilarikan ke sejumlah Klinik dan Rumah Sakit di Kudus.

Dari data yang dihimpun, ada 3 santriwati yang menjalani rawat inap di Klinik Al Falah, 3 rawat inap di RSI Sunan Kudus, 10 rawat jalan di RS As Siyfa’, 16 rawat inap dan 5 rawat jalan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, 8 rawat jalan di RS Masyitoh, 1 rawat inap dan 8 rawat jalan di RS Aisyiyah Kudus.

TRENDING :  Breakingnews - Usai Santap Nasi Berkat 40 Warga Dersalam Keracunan Masal

Direktur Utama RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Aziz Achyar melalui Kabid Pelayanan Rawat Inap, Aris Jukisno membenarkan semalam ada 21 santriwati asal pondok pesantren Nahdlatul Qur’an Desa Singocandi yang menjalani perawatan intensif di tempatnya.

“Semalam mereka datang sekitar pukul 20.10 WIB dengan gejala mual muntah, diare, badan lemas dan disertai demam. Dari keluhan ini kami duga mereka mengalami keracunan makanan jenis urap,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya Kamis (17/10/2019).

Setelah menjalani rawat inap, Jukisno melaporkan para santriwati tersebut kini kondisinya mulai membaik. Dimana rasa mual muntah, pusing dan diare mereka sudah mulai menghilang.

TRENDING :  Tergelatak Di Tepi Sawah Petani Pingsan Diduga Keracunan Pestisida

“Kemungkinan hari ini atau besuk pagi sudah bolah pulang, sementara sampling makanan sedang diperiksa ke laboratorium,” ujarnya.

Sementara Kapolres Kudus, AKBP Saptono menyatakan kasus keracunan masal ini masih dalam proses penyelidikan pihaknya.

“Masih kami selidiki, apakah ada unsur kesenajaan atau kelalaian dari juru masaknya. Untuk hasilnya nanti akan kita koordinasikan dengan dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :