Usai Resmikan MRI, Kini RS Mardi Rahayu Hadirkan Alat Skrining Covid-19 GeNose dan Klinik Nyeri

oleh -949 kali dibaca
Seorang petugas di RS Mardi Rahyu Kudus saat mempraktekkan kerja alat GeNose. Pemeriksaan skrining COVID-19 dari Universitas Gadjah Mada (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – RS Mardi Rahayu di usia ke 52 tahunnya menjadwalkan 3 agenda kegiatan, yakni bakti sosial operasi gratis bibir sumbing, pemeriksaan skrining COVID-19 dengan GeNose, dan Klinik Nyeri. Selain itu pihaknya juga masih ada agenda lainnya yang saat ini sedang dalam proses pengurusan perizinan.

Menurut Direktur Utama RS Mardi Rahayu. dr. Pujianto, M. Kes, setelah peresmian MRI 1,5 Tesla oleh Plt. Bupati Kudus belum lama ini pencanangan kegiatan Bakti sosial operasi gratis bibir sumbing sebenarnya telah direncanakan sejak awal tahun 2020, namun terkendala pandemi COVID-19.

“Dengan semakin mantapnya program Aman COVID-19 RS Mardi Rahayu maka pelayanan kesehatan di RS Mardi Rahayu aman termasuk untuk operasi gratis bibir sumbing,” terangnya dihadapan sejumlah awak media, Jumat (12/03/2021).

Dirincinya Aman COVID-19 RS Mardi Rahayu diantaranya adalah IGD, rawat jalan, dan rawat inap dengan jalur pasien COVID-19 dan pasien umum yang terpisah, penerapan 3M dan skrining pasien serta pengunjung RS yang ketat.

“Jumlah pasien COVID-19 di Kudus yang semakin turun di mana saat ini dari 86 TT isolasi COVID-19 RS Mardi Rahayu setiap hari rata-rata terisi di bawah 15 TT, serta yang terbaru skrining karyawan menggunakan GeNose,” kata dia,

Ditempat yang sama dr. Yuliana Wara Renaningtyas, Kepala Satuan Pengembangan Usaha sekaligus juru bicara satgas Covid RS Mardi Rahayu mengatakan GeNose adalah pemeriksaan skrining COVID-19 dari Universitas Gadjah Mada.

Direktur Utama dr. Pujianto, M. Kes, saat umumkan sejumlah agenda kegiatan di ulangtahun RS Mardi Rahayu ke 52 (Foto: YM)

“Sistem kerjanya mendeteksi pola volatile organic compound (VOC) yang khas pada pasien COVID-19 dalam udara nafas pasien menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence,” kata Yuliana.

GeNosedapat mendeteksi COVID-19 dengan sensitivitas 89-92% dan spesifisitas 95-96%. GeNose ini pemeriksaannya sangat cepat dan nyaman.

“Pasien cukup memasukkan udara nafas dalam kantung udara yang sudah disediakan, kemudian pola VOC dalam udara nafas tersebut dianalisis oleh alat, dan tidak sampai 5 menit sudah diketahui hasilnya Positif atau Negatif,” terang Puji.

Hasil Negatif menurut dia, artinya tidak terinfeksi COVID-19, sementara hasil Positif harus dikonfirmasi dengan swab PCR. Penggunaan GeNose adalah untuk skrining pada pasien yang tidak ada gejala mengarah COVID-19 dan bukan kontak erat pasien COVID-19.

“Jadi sangat baik untuk skrining karyawan rutin, sebagai pelengkap protokol kesehatan pada kegiatan yang melibatkan banyak orang, sebagai syarat untuk perjalanan dengan Kereta Api dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, RS Mardi Rahayu juga terus mengembangkan pelayanan kesehatannya dengan menyelenggarakan Klinik Nyeri, karena nyeri adalah gangguan kesehatan yang dialami banyak pasien yang dapat sangat mengganggu kualitas hidup pasien.

“Seperti dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, pekerjaan, atau pergaulan sosial apabila tidak dikelola dengan baik. RS Mardi Rahayu menghadirkan Manajemen Intervensi Nyeri atau Interventional Pain Management (IPM),” tuturnya.

Sementara itu menurut ahli anastesi RS Mardi Rahayu, dr Agustinus Juhardi, Kelebihan IPM adalah nyeri diatasi langsung ke sumbernya dengan injeksi atau suntikan obat antinyeri atau antiradang.

“Bahkan dengan radiofrekuensi yang alatnya sudah tersedia di RS Mardi Rahayu. IPM cocok diterapkan dalam berbagai kasus nyeri seperti nyeri kepala dan leher, nyeri bahu, siku, tangan, lutut, pergelangan kaki, nyeri punggung, nyeri akibat cedera, bahkan nyeri akibat kanker,” katanya.

Ditambahkannya, dengan IPM, nyeri dapat diminimalkan bahkan sampai bebas dari nyeri.

“Tanpa pasien harus minum obat penghilang nyeri berkepanjangan dengan segala efek sampingnya,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.