Wabup Kudus Pastikan Menu MBG Layak Konsumsi, Sidak Temukan Banyak Evaluasi

oleh -956 Dilihat
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, saat melakukan monitoring langsung ke dapur MBG, Rabu (24/9/2025). (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Sebagai Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, melakukan monitoring langsung ke dapur MBG di SPPG Gondangmanis 2, Ruko Wijaya Royal Residence, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Rabu (24/9/2025).

Hasil sidak menunjukkan masih ada kelemahan dalam penerapan standar kebersihan, termasuk buah busuk yang sempat terdistribusi ke siswa.

“Kita cek dapur MBG, ada beberapa evaluasi dari saya. Program ini sudah berjalan tiga pekan, namun sempat ditemukan buah busuk yang didistribusikan,” kata Bellinda usai sidak.

Selain masalah buah, ia juga mendapati dapur belum memiliki alat insect killer untuk mencegah masuknya serangga. Kondisi tersebut dianggap dapat mengurangi higienitas makanan.

“Lalat ada banyak banget, makanan juga tidak ditutup. Bahkan pekerja ada yang mengupas telur tanpa sarung tangan dan masker, padahal itu makanan siap konsumsi. Tentu ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Bellinda menekankan, standar kebersihan harus dijaga secara ketat karena makanan MBG ditujukan bagi ribuan siswa dengan daya tahan tubuh berbeda-beda. Ia tidak ingin terjadi kasus keracunan sebagaimana yang muncul di beberapa daerah lain.

“Kebersihan dapur harus dijaga. Saya sebagai ketua Satgas MBG terus melakukan evaluasi bersama Disdikpora Kudus. Kita pastikan menu yang dikonsumsi anak gizinya sesuai dan layak dikonsumsi,” ujarnya.

Meski demikian, hingga kini Kabupaten Kudus belum ditemukan kasus keracunan makanan dalam program MBG. Kendati begitu, ia meminta pengelola dapur tidak lengah dan terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Walaupun masalah buah busuk kerap ditemukan, saya minta agar dapur MBG tetap melakukan evaluasi agar pelayanan penyajian makanan lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua SPPG Gondangmanis 2, Nova Triyadi, menuturkan dapur tersebut mulai beroperasi sejak 8 September 2025. Pendistribusian makanan menyasar 16 sekolah dengan total penerima sebanyak 3.163 anak.

“Jumlah sasaran meliputi TK, SD, SMP, hingga SMA. Menu selalu berganti setiap hari. Hari ini misalnya, disajikan batagor, kentang, anggur, telur, dan sayur kol,” jelasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :