Warga Juwana Meninggal di Kabin Mobil Pick Up Saat Istirahat di SPBU Payaman Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Bermasksud beristirahat sebentar di halaman parkir SPBU Payaman Mejobo Kudus. Seorang warga Desa Geneng Mulyo RT 01 RW IV Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati yang bernama Purnomo (42) ditemukan meninggal dunia dalam kabin mobil pick up warna putih dengan nopol K-1806-QS, Minggu (15/12/2019).

Meninggalnya Purnomo, pertama kali diketahui oleh Sukardi warga Desa Mintomulyo, Juwana, yang juga teman korban semobil. Kejadiannya sendiri terjadi sekitar pukul 05.45 WIB.

“Saat itu, Sukardi bermaksud ingin membangunkan Purnomo yang sedang tidur di dalam mobil, setelah beristirahat tidur di mobil,” ucap Kapolsek Mejobo AKP Sartono.

TRENDING :  Gerakan P4GN 20 Personel Kodim 0722/Kudus Lakukan Tes Urin

Menurut Kapolsek Mejobo, Purnomo dan Sukardi mengendarai mobil pick up warna putih nopol K-1806-QS. Sesampai di SPBU Payaman, mereka berniat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Jenazah Purnomo ditemukan oleh temannya sendiri sudah dalam posisi meninggal saat keduanya beristirahat di halaman parkir SPBU Payaman Mejobo Kudus (Foto: ist)

Purnomo beristirahat didalam Mobil Pick Up, sedangkan Sukardi beristirahat di Musholla SPBU Payaman.

Dirasa cukup, sekitar pukul 03.30 Wib, Sukardi membangunkan Korban, tetapi mobil dalam keadaan terkunci dan kaca mobil terbuka sedikit. Kemudian Sukardi menggoyangkan mobil dan mengetuk mobil tersebut tetapi korban tetap tidak bergerak.

TRENDING :  Rumah Zakat Salurkan 29.000liter Air Bersih di Kudus

Setelah pintu mobil bisa terbuka, ternyata tubuh korban sudah kaku dengan posisi tertidur di Jok mobil. Kemudian Sukardi bersama warga yang ada di SPBU Payaman melaporkan kepada kepolisian.

“Saksi ini lantas memanggil beberapa warga dan melaporkannya ke Polsek Mejobo,” ucapnya.

TRENDING :  Akan Ditertibkan , Pedagang Pasar Ngabul Hadang Ptugas

Tak butuh waktu lama, korban kemudian dievakuasi dengan bantuan sejumlah warga dan pihak kepolisian. Korban kemudian diperiksa oleh Tim Inavis Polres Kudus dan Dokter dari Puskesmas Jepang.

Dari hasil pemeriksaan dr Imam dari Puskesmas Jepang, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya korban di bawa ke RSUD dr Lukmonohadi, untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut sambil menunggu keluarga korban. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :