Wisuda Sekolah Lansia Kudus: Bukti Komitmen Pemkab Wujudkan Lansia Aktif dan Berdaya

oleh -84 Dilihat
Foto: Dok. Pemkab Kudus

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lansia yang aktif, sehat, dan berdaya melalui penyelenggaraan Wisuda Sekolah Lansia yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (3/12/2025). Momentum ini menjadi pembuktian nyata bahwa pembelajaran sepanjang hayat bukan hanya slogan, tetapi benar-benar diwujudkan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia.

Acara wisuda tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Birton, serta jajaran perangkat daerah terkait. Antusiasme para peserta mendapat apresiasi khusus dari Bupati Sam’ani.

“Ini menjadi semangat bagi kita semua bahwa belajar tidak mengenal batas usia. Sesuai tagline Belajar, Bekerja, Berkarya, semangat untuk terus berkembang dan berkomunikasi dengan lingkungan harus terus dijaga,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa ilmu yang diterima para peserta diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka.
“Setelah mengikuti sekolah selama tiga bulan, hari ini para peserta resmi diwisuda. Semangat mereka luar biasa. Semoga ilmu yang didapat menjadikan para wisudawan dan wisudawati semakin produktif, kreatif, mandiri, dan sejahtera, serta mampu menjadi motivasi bagi anak cucu kita,” lanjutnya.

Sebanyak 120 peserta dari empat kecamatan—Dawe (Desa Lau), Mejobo (Desa Payaman), Jati (Desa Jati Wetan), dan Undaan (Desa Kutuk) telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran selama tiga bulan. Mereka menerima berbagai materi mulai dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, pencegahan penyakit degeneratif, senam lansia, kesehatan mental, penguatan nilai spiritual, konseling gizi, pola makan seimbang, hingga literasi kesehatan dan pemanfaatan layanan kesehatan.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno, menjelaskan bahwa keberadaan Sekolah Lansia merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan ruang belajar yang inklusif bagi lansia.
“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas fisik, mental, spiritual, dan sosial para lansia. Kami ingin mewujudkan lansia yang sehat, panjang umur, dan tetap berdaya sehingga mampu berperan dalam keluarga maupun lingkungan,” jelasnya.

Salah satu peserta, Rukanah dari Desa Lau Kecamatan Dawe, mengaku merasa sangat terbantu dan bersemangat setelah mengikuti program tersebut.
“Alhamdulillah, saya senang sekali bisa ikut sekolah lansia ini. Biasanya di rumah cuma kegiatan seadanya, tapi di sini saya bisa belajar banyak hal, terutama cara menjaga badan biar tetap sehat,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pemkab Kudus berharap para lansia tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga meningkat rasa percaya diri, kemandirian, serta kontribusi positif mereka di tengah keluarga dan masyarakat. Wisuda Sekolah Lansia menjadi bukti bahwa Kudus terus menguatkan komitmennya terhadap kesejahteraan seluruh warganya, tanpa terkecuali. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :